Hujan Es Landa Dua Desa di Lampung Timur

Hujan es. cikalnews.com

SUKADANA -- Derasnya hujan yang turun mungkin sudah biasa bagi warga, apalagi kondisi cuaca saat ini memang tergolong sangat ekstrem. Namun turunnya butiran-butiran air membeku seperti es sebesar biji jagung saat hujan deras Kamis (9/3/2017) malam cukup mengejutkan warga di pinggiran Desa Mataram Marga dan Negara Nabung Sukadana.
Warga terkejut karena butiran-butiran air membeku sebesar biji jagung yang turun bersamaan turunnya hujan deras tersebut memang belum pernah terjadi selama ini.
Salah seorang warga pinggiran Desa Mataram Marga, Yuwono, Jumat (10/3/2017) menjelaskan pada Kamis (9/3/2017) sore, wilayah Lamtim khususnya seputaran Kecamatan Sukadana memang diguyur hujan. Hujan yang turun sangat deras disertai kilat, petir, dan angin kencang tersebut berlangsung beberapa jam hingga malam hari.
Turunnya hujan seperti itu, kata dia, merupakan hal yang biasa bagi warga. Apalagi warga memang sudah mendapat informasi bahwa kondisi cuaca saat ini tergolong sangat ekstrem.
Namun, warga sempat terkejut bercampur heran karena saat hujan deras turun hampir satu jam tiba-tiba suara air hujan yang jatuh di atas genting berubah. Suara-suara tersebut berubah seperti suara genting dilempari kerikil kemudian ditambah lagi suhu udara makin bertambah dingin.
Ingin tahu dengan apa yang terjadi, lanjut Yuwono, dia dan beberapa warga kemudian keluar rumah. Di luar rumah cuaca semakin bertambah dingin. Penasaran dia kemudian mencoba menampung air hujan dengan tangannya. Saat itulah dia terkejut karena tangannya teras sakit dan ternyata air hujan yang turun tersebut membeku seperti es sebesar biji jagung.
Masih tak percaya, dia dan juga sejumlah warga kemudian menggunakan ember atau baskom untuk menampung butiran air beku tersebut. Dalam wadah penampung air itu baru terlihat jelas bahwa yang turun saat itu ternyata bukan hanya air hujan, melainkan butiran-butiran es sebesar biji jagung. “Terus terang kami heran kok bisa hujan seperti itu. Sebab selama ini memang belum pernah terjadi air beku seperti es walaupun sebesar biji jagung turun bersama air hujan,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan slaah seorang warga pinggiran Desa Negara Nabung, Mariyadi. Menurut dia, kejadian serupa juga terjadi di seputaran pinggiran desa tempatnya tinggal. Air beku seperti es sebesar biji jagung turun bersama air hujan yang cukup deras.
Dia menambahkan kejadian turunnya butiran-butiran air beku seperti es tersebut hanya berlangsung sekitar 10 hingga 15 menit. Namun karena baru pertama kali terjadi, tak urung hal itu membuat warga sekitar terkejut dan heran. “Kami terkejut dan heran apa itu yang namanya hujan es ya. Terus kenapa kok hujan seperti itu bisa turun di daerah kami, sebab hal seperti itu belum pernah terjadi di sini,” katanya.