Indonesia Termasuk Negara dengan Konsumsi Energi Tertinggi di Dunia

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Jakarta -- Indonesia masuk dalam daftar 23 negara dengan konsumsi energi tertinggi di dunia. Daftar tersebut dikeluarkan oleh organisasi nirlaba Amerika Serikat (AS), American Council for An Energy-Efficient Economy (ACEEE).

Menilik laporan ACEEE seperti dikutip dari laman Ditjen EBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sabtu 18 Maret 2017, Indonesia berada diurutan ke-18 dari 23 negara terkait tingkat efisiensi energi yang rendah.

Kekuatan Indonesia terletak di kebijakan yang mewajibkan penerapan manajemen energi berbasis standar ISO 50001 untuk pengguna energi berskala besar. Dengan adanya kebijakan ini, Indonesia dengan intensitas energi yang rendah dapat menduduki peringkat ketujuh dunia dalam tingkat efisiensi energi di sektor industri bersama Belanda dan Taiwan.

"Ke-23 negara tersebut adalah pemakai 75 persen dari total energi yang digunakan di bumi dan lebih dari 80 persen di antaranya menyerap PDB dunia," kata laporan ACEEE itu.

Penilaian dilakukan oleh ACEEE dengan menggunakan beberapa kriteria, antara lain tingkat efisiensi energi di sektor bangunan, industri, transportasi dan upaya efisiensi energi di masing-masing negara.

ACEEE mengungkapkan, alasan Jerman dapat menduduki posisi teratas sebagai negara dengan tingkat efisiensi tertinggi lantaran pengembangan bangunan hemat energi, model bisnis untuk efisiensi energi dan keterlibatan konsumen dalam menentukan keputusan penggunaan energi yang dituangkan dalam Rencana Aksi Nasional (RAN) dalam efisiensi energi sejak 2014.

Lalu, Italia tercatat sebagai negara dengan efisiensi energi terbaik di sektor industri, bersama dengan India yang berada di posisi ke-14, sedangkan Jepang dinilai memiliki efisiensi energi di sektor transportasi. Sementara Indonesia bersama dengan Amerika Serikat yang berada di posisi kesembilan, dinilai ACEEE memiliki efisiensi energi yang tinggi karena adanya upaya-upaya, terutama oleh pemerintah dalam perbaikan penggunaan energi di sektor transportasi.

Menurut ACEEE, efisiensi berarti biaya terendah untuk memenuhi permintaan energi. Pemerintah biasanya mendorong investasi dalam efisiensi energi dan melaksanakan kebijakan pendukung untuk menghemat uang warga, termasuk mengurangi ketergantungan pada impor energi dan mengurangi polusi. Efisiensi energi memiliki manfaat dan berpotensi besar, salah satunya dalam memenuhi kebutuhan energi dunia.