Istri Wagino Akui Suaminya Sakit dan Tak Melawan Saat Dijemput Polisi

Ilustrasi permakaman Wagino yang meninggalkan duka bagi keluarganya. (Ilustrasi)

METRO--Sehari setelah pemakaman Wagino (56), pada Minggu (8/1/2017) pagi, di TPU Kelurahan Mulyosari Metro Barat, suasana duka masih menyelimuti keluarga dan kerabat yang ditinggalkan.

Dewi, istri kedua Wagino, mengatakan dirinya tak mengetahui jika suaminya mempunyai pekerjaan yang melanggar hukum. Meskipun ia menyadari bahwa suaminya memang mantan residivis yang pernah menjalani hukuman karena perbuatannya. "Saya tidak menyangka kalau semua ini terjadi begitu cepat," kata Dewi.
Dewi mengungkapkan awal sebelum semuanya itu berakir dengan kematian suami tercintanya. Waktu itu, Sabtu (7/1/2017),  sekira jam 14.00 beberapa anggota polisi menjemput suaminya di rumahnya di Jatiagung, Lampung Selatan. Tanpa perlawanan, suaminya mengikuti semua perintah anggota polisi yang menjemputnya. Hanya hitungan menit, suaminya bersama polisi meninggalkan rumah dalam keadaan sehat.

Namun, beberapa jam sepeninggalan suaminya bersama beberapa orang angota polisi, kabar mengejutkan terjadi. Suaminya tewas akibat baku tembak dengan anggota polisi.

"Saat dijemput di rumah, suami saya sama sekali tidak melawan, karena kondisinya memang sedang sakit", kata Dewi. Diakuinya, sejak suaminya keluar dari Lembaga Permasyarakatan (LP) Menggala Tulangbawang tahun 2010 silam, kondisi kesehatannya memang sudah menurun. Selain terkena lumpuh, juga terkena penyakit diabetes. "Sejak keluar dari LP Menggala, bapak memang sudah sakit-sakitan. Selain diabetes, juga terserang penyakit katarak dan 9 Januari ini dijadwalkan bapak akan menjalani operasi katarak," katanya.


Meskipun pihak keluarga memiliki keyakinan bahwa suaminya tidak melakukan perlawanan, tapi di bersama keluarga menyatakan hanya bisa pasrah. "Saya bekerja sebagai tulang punggung keluarga dan bapak hanya momong anak. Dengan kepergian suami saya ini, saya hanya bisanya pasrah. Kalaupun mau menuntut, tidak mungkin bapak hidup lagi," ungkap Dewi.