Isu akan Diserang Massa, Anggota Kepolisian Bersiaga di Kantor Lampung Post

Sejumlah anggota kepolisian berjaga-jaga di Kantor Harian Umum Lampung Post, Sabtu (18/3/2017) siang setelah mendapat laporan kantor harian ini akan diserbu massa terkait pemberitaan kasus perusakan Mapolsek Tegineneng. Lampung Post/Abdul Ghafur

BANDAR LAMPUNG -- Kantor Harian Umum Lampung Post mendapat ancaman penyerangan dari seseorang yang mengatasnamakan massa dari Kecamatan Tegineneng, Sabtu (18/3/2017), terkait pemberitaan yang dimuat harian ini para halaman utama pada hari yang sama.
Kejadian bermula pada pukul 11.30, Sabtu (18/3/2017), saat anggota satpam kantor harian ini, Suroso, menerima telepon dari seseorang yang mengaku bernama Ujang dengan nomor telepon 082178439999. Si penelepon bernama Ujang meminta pemberitaan yang diterbitkan Lampung Post pada Sabtu (18/3/2017) diperbaiki. Jika tidak, massa sebanyak dua mobil akan mendatangi kantor Lampung Post.
"Minta diperbaiki pemberitaan halaman pertama. Jika tidak, kami sudah siapkan massa dua mobil, nomornya sudah saya catat. Dia telepon sekitar jam 11.30 tadi," ujar Suroso.
Mendapat informasi adanya ancaman serbuan massa yang mengatasnamakan warga Tegineneng yang akan mendatangi kantor Lampung Post, anggota Satuan Brimob Polda Lampung serta beberapa anggota polisi dari polsek terdekat berjaga di Kantor Lampung Post.
Hingga berita ini diunggah, situasi kantor Lampung Post aman dan terkendali. Massa yang dikabarkan akan datang pun tidak ada.
Pemantauan di Kantor Lampung Post, sebanyak dua peleton Brimobda Polda Lampung, anggota Polsek Natar dipimpin kapolsek Natar, anggota Polsek Kedaton, Sat Intelkam Polres Pesawaran, dan anggota Polsek Tanjungbintang berjaga-jaga.