Kadis Tersangkut Kasus Hukum, Posisi Kadishutbun Pesawaran Diisi Pelaksana Harian

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD ) Kabupaten Pesawaran Zainal Arifin. (Foto:Lampost/A.Amri)

PESAWARAN--Jabatan Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Kabupaten Pesawaran yang kososng karena tersangkut masalah hukum dan telah ditahan pihak Kejaksaan Negri Lampung Selatan, kini sudah diserahka ke pelaksana harian (Plh).

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD ) Kabupaten Pesawaran Zainal Arifin mengatakan hal itu lewat sambungan telepon, Jumat (6/1/2017).
Dia menjelaskan terkait hal itu telah disampaikan kepada yang bersangkutan dan kebetulan saat ini sedang proses pengajuan pensiun ke pusat, jika nantinya keputusan pengadilan sebelum disahkannya proses pensiun, maka akan disesuaikan dengan hasil keputusan.
“Status Kadisbunhut Sayuti tetap sebagai PNS sebelum ada keputusan tetap,terkait beliau sedang mengajukan pensiun, jika keputusan dari pengadilan sebelum proses pensiun disahkan maka akan disesuaikan,” ujarnya.

Sayuti ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dana rehabilitasi penanaman hutan mangrove di Pulau Kelagian, Pesawaran, tahun 2014 oleh Kejaksaan Negeri Lampung Selatan.

Yang bersangkutan diketahui merupakan pengguna anggaran pada proyek pengadaan bibit hutan mangrove di Dinas Perkebunan dan Kehutanan, Pesawaran.
Sebelumnya, kejaksaan negeri Lampung Selatan juga telah menetapkan Ujang Mursalin, selaku direktur CV Artha Nugraha Jaya, selaku rekanan dalam proyek tersebut.
Belum diketahui jumlah kerugian negara dari proyek pengadaan bibit mangrove sebesar Rp423 juta tersebut, terhadap kedua tersangka di jerat pasal 2 dan 3 junto pasal 18 Undang-Undang No.31 tahun 2009 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.