Kadisnaker Bandar Lampung Menghilang Pascapenggeledahan Kantornya

Ilustrasi kasus narkoba. dok. lampost.co

BANDAR LAMPUNG -- Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandar Lampung, Gumsoni menghilang usai ruang kerjanya di Jalan Diponegoro digeledah aparat Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung, sekitar pukul 10.00, Kamis (16/3/2017). Kendati demikian, polisi tetap segera melakukan pemeriksaan terhadap Gumsoni.
Pemantauan Lampung Post di kediaman Gumsoni di kawasan Jalan Nusantara V No.27, rumah tersebut tertutup rapat dan tidak tampak keberadaan Gumsoni di sana. Masnur, tetangga Gumsoni pun mengatakan terakhir kali melihat kegiatan keluarga Kadisnaker itu pada dua hari lalu. "Rabu itu saya cuma lihat istrinya belanja," ujarnya.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Murbani Budi Pitono menjelaskan pihaknya masih mencari tahu keberadaan Gumsoni yang menghilang dan diduga melarikan diri terkait kasus penyelidikan kasus narkoba. Pasalnya, petugas menginginkan agar kasus narkoba itu dapat segera terselesaikan.
"Gumsoni masih kami cek keberadaannya dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota agar Gumsoni tidak menghambat proses penyelidikan dan Pemkot bisa membantu kami menghadirkannya ke hadapan penyidik. Selain itu kami juga pasti akan melakukan tes urine kepada yang bersangkutan karena ini kan kaitannya dengan narkoba," kata Murbani melalui telepon, Sabtu (18/3/2017).
Menurut Kapolresta, petugas saat ini masih mendalami keterkaitan pimpinan salah satu satuan kerja di Pemkot Bandar Lampung itu dalam penyalahgunaan narkotika. Pasalnya, petugas kembali menggeledah ruang kerja Gumsoni guna memperkuat barang bukti.
"Iya kami menggeledah ruang kerjanya lagi dan langsung dipimpin kasat Narkobanya untuk mengumpulkan dan memperkuat alat bukti. Selain bong, kami juga mendapatkan plastik klip sabu sisa pakai. Kami juga akan memeriksa rekaman CCTV yang ada di kantor itu untuk menguatkan alat bukti," ungkapnya.
Terkait ruang kerja Kadisnaker yang diduga menjadi tempat pesta narkoba, Kapolresta belum dapat berbicara banyak karena anggotanya yang belum mendapatkan bukti kuat terkait hal tersebut. "Kami masih mengumpulkan alat bukti mungkin melalui CCTV kita bisa tahu," ungkapnya.
Hal senada dikatakan Kasat Narkoba Polresta Bandar Lampung Kompol Rosef Effendi. Dia mengatakan pencarian terhadap Gumsoni masih dilakukan. "Kami harap yang bersangkutan bisa datang untuk memberikan keterangan di Polresta," ujarnya.
Diberitakan Lampost.co sebelumnya, penggeledahan ruang kerja Kadisnaker itu merupakan upaya pengembangan kasus penangkapan BN (penjaga malam kantor Disnaker) di area parkir Masjid Al-Furqon, Rabu (15/3/2017) malam. Tersangka BN dibekuk saat mengantarkan pesanan barang haram pelanggannya. Usai ditangkap BN memberikan keterangan jika pesanan sabu-sabu itu atas perintah Gumsoni.