Kalimantan Tengah Siap Wujudkan Wacana Pemindahan Ibu Kota

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengucapkan selamat usai pelantikan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran. MI/Panca Syurkani.

Jakarta -- Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengaku siap mewujudkan wacana pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Tengah. Hal itu disampaikan Sugianto saat bertemu dengan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro.

Wacana pemindahan Ibu Kota Indonesia ke Borneo sudah santer sejak lama. Bahkan, ide ini pernah muncul di benak proklamator bangsa Sukarno.

"Komitmen kami tidak main-main untuk mendukung rencana-rencana pemerintah pusat. Kalau pusat memang butuh, kami sangat siap jadi ibu kota negara. Itu juga cita-cita Pak Karno kan," kata Sugianto saat menyambangi Kantor Bappenas di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/1/2017).

Sugianto menilai wacana itu cukup logis. Pemindahan Ibu Kota dapat mengurangi beban DKI Jakarta yang terlalu padat. Ia menilai, daya dukung DKI Jakarta sebagai pusat bisnis dan pusat pemerintahan sudah terlalu berat.

Dalam 20 tahun ke depan, dia menduga Jakarta tidak sanggup lagi memikul beban sebagai Ibu Kota. "Beban itu perlu dibagi dan Kalteng siap untuk menjadi pusat pemerintahan baru di Indonesia,' ujarnya.

Sugianto menilai, Kalteng punya cukup syarat jika dijadikan sebagai Ibu Kota Pemerintahan. Sebab, kawasan yang dijuluki Bumi Tambun Bungai itu masih punya banyak lahan yang siap dikembangkan.

"Kami memulainya dengan meyiapkan 300 ribu hektar lahan untuk dikembangkan sebagai pusat pemerintahan," tambah dia

Saat ini, kata dia, banyak proyek strategis yang tengah berjalan di Kalteng, seperti pembangkit listrik, jalur kereta Kalimantan, sampai sentra pertanian organik terbesar di Indonesia. Pembangunan itu diyakini akan membuat Kalteng menjadi semakin strategis dalam peta pembangunan nasional.

"Kalau pusat-daerah kuat, pasti berkah untuk rakyat. Kalteng pasti semakin penting dalam kemajuan Indonesia," ujar Sugianto.