Kasih Ibu

Susilowati, wartawan Lampung Post

Kasih ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi
Tak harap kembali
Bagai sang surya
Menyinari dunia

SEBAGIAN kita mungkin masih hafal lagu itu. Lagu anak-anak yang maknanya begitu mendalam. Meski hanya satu bait yang terdiri dari beberapa baris kata, isi di dalamnya melampaui keterbatasan kumpulan frasanya.
Ya, ibu adalah sosok yang selalu dicari, dirindukan, dibutuhkan, dan dielukan bagi seorang anak. Semenjak anak-anak kita tua pun akan selalu butuh sosok ibu, sosok tempat kembali dan tempat bersandar. Ya.. ibu adalah sosok yang selalu memberi dan memberi tanpa mengharapkan balas ganti.
Betapa bahagianya kita yang berkesempatan merasakan kasih sayang ibu. Meski tak semua kita bisa menghargai saat yang sangat berharga itu. Sebagian kita justru menyia-nyiakannya. Padahal, banyak anak lain yang tak berkesempatan mendapatkan kasih itu. Bahkan banyak anak kurang beruntung yang ditinggal wafat sang ibu saat usia masih balita.
Saat di mana sang anak sangat membutuhkan sosok ibu, baik kasih sayang, perawatan maupun kebutuhan tumbuh kembang. Di sisi lain, ada anak-anak yang kurang beruntung, bukan karena sang ibu telah dipanggil Sang Kuasa, tapi karena sang ibu bersibuk ria dengan pekerjaan. Kadang tak sedikit ibu yang memilih bekerja dan membiarkan anaknya berlama-lama ditinggal di rumah dalam penantian.
Terbaru kisah empat orang bocah, bahkan yang terkecil masih berusia lima bulan ditinggal ibunya bekerja di lain daerah dalam waktu yang begitu lama. Hanya sesekali ditengok. Padahal anak-anak tersebut masih butuh kasih sayang dan asuhan sang ibu. Meskipun para tetangga bergantian menjaga, belumlah cukup jika dibanding dengan penjagaan sang bunda.
Masih beruntung anak-anak tersebut di lingkungan yang masih peduli satu sama lain. Bagaimana kalau tetangganya pun tak peduli?
Semoga kisah pilu ini tak terjadi di tempat lain, dan para ibu yang masih diberi kesehatan serta umur panjang lebih peduli kepada buah hati. Karena tak semua kita diberi anugerah putra-putri yang menggemaskan hati.
Sebaliknya, bagi kita anak yang masih mempunyai ibu, semoga bisa merawat kasih sayangnya dengan mengasihinya, sebagaimana mereka mengasihi kita di waktu kecil. Karena kasih ibu tak terganti, kasih ibu tak berbanding, kasih ibu tak bisa ditukar ganti. n