Kejari Liwa Sita Rumah Mantan Kadiskes Pesisir Barat

Aparat kepolisian mengawal proses penyitaan satu unit rumah milik mantan kadis kesehatan Pesisir Barat, Panoka yang menjadi tersangka dugaan tindak pindana korupsi dana JKN dan BOP dinas kesehatan Pesisir Barat tahun 2015. (Foto:Lampost/Aripsah).

KRUI--Kejaksaan Negeri Lampung Barat, menyita rumah milik mantan kepala dinas kesehatan Pesisir Barat, Panoka, yang menjadi tersangka dugaan tindak pidana korupsi dana Jaminan kesehatan Nasional ( JKN) dan bantuan operasional (BOP) pada Dinas Keaehatan Pesisir Barat tahun 2015.

Penyitaan satu unit rumah di Pekon Bumiwaras, Kecamatan Pesisir Tengah, pada Rabu (4/1/2017), berjalan lancar tanpa perlawanan dengan di kawal sejumlah personel kepolisian resort Lampung Barat, dan aparat pekon setempat.

Kepala Kejaksaan Negeri ( Kejari) Lampung Barat, Alex Rahman, melalui pesan singkatnya, Kamis (5/1/2017), membenarkan pihaknya bersama aparat kepolisian dan perati pekon setempat telah melalukan penyitaan satu unit rumah milik tersangka.

Kajari mengatakan jika rencana penyitaan aset milik Panoka berupa sebidang tanah dan bangunan untuk menutupi kerugian negara yang ditimbulkan akibat adanya dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh tersangka. ”Sebelumnya yang bersaangkutan telah kita tanya apakah akan mengembalikan kerugian negara yang timbul akibat perbuatan beliau, tetapi beliau mengatakan tidak akan mengganti,” kata Kajari.

Oleh karenanya Kajari langsung mengambil sikap menyita aset milik tersangka.
”Jadi walaupun aset tersebut bukan merupakan hasil dari kejahatan, tetapi karena tersangka tidak mau mengembalikan uang yang korupsi, jadi tetap berhak disita oleh negara,” ujar Alex.