Keluarga Korban Pembunuhan Harapkan Polisi Profesional

Ilustrasi kasus pembunuhan. dok. lampost.co

MENGGALA -- Keluarga korban kasus pembunuhan berharap kepolisian profesional dalam menuntaskan kasus proses hukum terhadap Ujang Suganda, tersangka yang telah membunuh bekas kakak iparnya, Khodirin, di Jalan Pahlawan Talang Tembesu, Kelurahan Ujung Gunung, Kecamatan Menggala, Selasa (20/12/2016).
Adik korban, Sulastri didampingi kerabat lainnya mengungkapkan kedatangannya ke kantor harian Lampung Post untuk mendorong aparat Polres Tulangbawang profesional dalam menuntaskan kasus pembunuhan yang terjadi pada kakak mereka.
Dia menyatakan pihak keluarga menduga ada perencanaan pembunuhan dalam tewasnya Khodirin yang menderita luka tusukan di telinga, kepala, leher dan punggung.
"Kami berharap kepolisian profesional untuk menuntaskan kasus pembunuhan sadis itu. Berikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Sepertinya ada dendam dan dilakukan berencana," kata Sulastri saat bertandang ke kantor harian ini, Senin (9/1/2017).
Dia melanjutkan Ujang kini telah menyerahkan diri dan ditahan di Polres Tulangbawang. Sulastri juga menjelaskan sebelum terjadinya pembunuhan sadis itu, tersangka dan korban memang sering bertengkar. Menurut dia, Khodirin pernah bercerita bahwa dia mesti baku hantam dengan bekas adik iparnya, Ujang, saat dipaksa menandatangani kepemilikan rumah yang bukan hak dari bekas adik iparnya.
Menanggapi hal itu, Kanit Reskrim Polsek Menggala Bripka Kusno mendampingi Kasat Reskrim Polres Tulangbawang mengatakan dalam waktu dekat pelimpahan berkas Ujang Suganda, tersangka kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal segera dilimpahkan ke Kejari Menggala. Hingga kini perkara tersebut dalam penyidikan Polres Tulangbawang.
"Saat ini terkait kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Ujang hingga mengakibatkan korban meninggal masih dalam tahap penyidikan di Polres Tulangbawang dan dalam waktu dekat ini akan dilimpahkan berkasnya ke kejaksaan," kata Bripka Kusno di Mapolres, Senin (9/1/2017).