Kepala Baja

Kepala yang dilindungi topi baja antipluru. (Ilustrasi)


UNGKAPAN yang mengaitkan kepala biasanya hal yang terkait pola pikirnya. Kepala batu misalnya berarti orang yang pola pikirnya kaku, tidak mau menerima nasihat. Seno bengol khetini, uluni injuk batu. Titetos, apai ngekheti iya (Itu namanya ngeyel, pikirannya seperti batu. Digodam, baru mengerti dia).
Tapi, kali ini bukan ungkapan. Seorang perempuan beruntung bisa bebas dari maut penembakan, setelah peluru “terpantul” dari kepalanya. Peluru awalnya mengenai sofa dan semakin melambat setelah mengenai beberapa benda lainnya.
Seperti dikutip Independent, ada benjolan pada bagian kepalanya. Dia bisa merasakannya, tetapi kepalanya tidak berdarah ataupun sakit lainnya. Patut kik kheno, kidang layau juga tekanjatni. Wat-wat gawoh (Wajar kalau seperti itu, tapi gawat juga kagetnya. Ada-ada saja).