Keputusan Digelarnya Balapan Basah di MotoGP Qatar Tergantung Pembalap

Ilustrasi trek basah. Foto: http://photos.motogp.com

LONDON -- Wacana tetap digelarnya MotoGP Qatar meski berlangsung dalam kondisi hujan masih menimbulkan pro-kontra. Pihak Dorna selaku operator balapan belum memberikan keputusan final.
Wacana ini kembali mencuat menyusul kacaunya gelaran sesi tes pramusim resmi di kelas Moto2 dan Moto3, akhir pekan kemarin. Akibat hujan deras yang mengguyur sirkuit Losail, sesi tersebut akhirnya harus dibatalkan. Keputusan membatalkan sesi tes lantaran Dunlop sebagai suplier ban tidak menyediakan spesifikasi ban untuk cuaca hujan atau basah.
Direktur keamanan balapan, Mike Webb sejauh ini belum bisa memastikan apakah balapan akan tetap digelar meski sebelumnya pembalap kawakan Loris Capirossi dan Franco Uncini yang dipercaya Dorna dan IRTA untuk melakukan serangkaian uji coba dalam kondisi basah, telah menyatakan balapan aman digelar dalam kondisi hujan. Ia menegaskan bahwa semua keputusan final berada di tangan pembalap.
"Keputusan untuk tetap menggelar balapan jika kondisinya hujan itu belum final. Tapi, kami telah mengatakan kepada para pembalap dan juga tim untuk bersiap melakukan uji coba dalam kondisi basah, jadi mereka bisa memberikan pandangan mereka, apakah mereka siap untuk balapan atau kami harus melakukan sesuatu yang lain," ujar Webb.
"Setelah uji coba yang dilakukan Franco dan Loris dan mereka menyatakan aman, mereka melaporkannya pada beberapa pembalap dan menjelaskan apa yang mereka rasakan di lintasan. Dan para pembalap mengatakan, 'Oke, biarkan kami melakukan tes terlebih dahulu. Kami tidak akan turun balapan sampai semua pembalap mendapat kesempatan melakukan uji coba di lintasan basah dan mereka setuju untuk balapan'," lanjut Webb.
Menurut ramalan cuaca, balapan malam di MotoGP Qatar berpotensi berlangsung dalam kondisi hujan. Untuk itu, Michelin sebagai suplier ban tunggal MotoGP diminta untuk menyiapkan paket ban basah untuk para pembalap.
Cuaca hujan memang kerap mengganggu jalannya MotoGP Qatar. Pada 2009 lalu, balapan terpaksa ditunda selama 24 jam lantaran hujan mengguyur lintasan. Keputusan menunda balapan terpaksa diambil panitia demi keselamatan pembalap. Sebab, pantulan cahaya lampu ke lintasan dinilai cukup mengganggu jarak pandang pembalap. Belum lagi licinnya lintasan karena adanya genangan air dari butiran pasir yang masuk ke lintasan.
MotoGP Qatar akan jadi seri pembuka pada kompetisi MotoGP 2017 yang rencananya akan digelar pada 26 Maret mendatang.