Ketagihan Rasa Manis? Ini Alasannya

Ada trik untuk mengatasi kesukaan Anda akan rasa manis setelah makan berat, yaitu menambahkan sedikit gula atau rasa manis di makanan berat Anda. (Foto: Sugaretal)

Jakarta -- Anda tidak sendirian, jika selesai makan utama masih mencari makanan penutup-terutama yang terasa manis.

Dalam jurnal kesehatan dari PLoS ONE, menemukan bahwa ketagihan rasa manis disebutkan lebih membuat Anda kecanduan dibandingkan dengan kokain. Study klasik yang dikeluarkan PLoS ONE, menemukan 94 persen tikus lebih memilih air yang manis dibandingkan dengan kokain.

"Gula membakar dopamin Anda dan ini memberikan semangat berupa rasa nikmat di sistem otak Anda. Ini mirip seperti obat bekerja," ujar Vera Tarman, MD, penulis dari Food Junkies: The Truth About Food Addiction and medical director of Renascent Rehab, dari Canada’s largest drug and alcohol treatment center.

Dr. Tarman menyebutkan bahwa buah-buahan juga mengandung gula, namun dengan kandungan yang sedikit. "Namun, ini lebih sehat dibandingkan dengan gula buatan lainnya," tukas Dr. Tarman.

"Ketika Anda mengonsumsi jumlah gula yang banyak, Anda semakin merasa lebih nikmat lagi-dan hasilnya Anda semakin ketagihan lagi dan lagi," ujar Dr. Tarman.

Ada trik untuk mengatasi kesukaan Anda akan rasa manis setelah makan berat, yaitu menambahkan sedikit gula atau rasa manis di makanan berat Anda. Contohnya Anda bisa menambahkan sedikit rasa manis pada daging kalkun yang Anda santap. "Jika Anda menambahkan sedikit (rasa manis), kemungkinan Anda ketagihan rasa manis atau gula juga sedikit," pesan Dr. Tarman.

"Lima hari pertama pasti terasa berat, potensial membuat Anda kelaparan, dan sedikit sulit tidur, namun memasuki minggu kedua, gejala-gejala tadi akan menghilang. Dan memasuki minggu ketiga Anda tidak akan merindukan banyak gula lagi," tutup Dr. Tarman.