Korban Tenggelam yang Terakhir Ditemukan

Ilustrasi korban tenggelam. dok. lampost.co

KRUI -- Setelah melakukan pencarian hingga hari ketiga di berbagai lokasi dengan menyisir pinggiran pantai, akhirnya satu korban yang tenggelam di pantai Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat atas nama Firman (24), warga Purawiwitan, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat, berhasil ditemukan.
Korban ditemukan sudah tidak bernyawa di daerah pesisir pantai Tanjung Setia, Pekon Tanjung Jati, Kecamatan Pesisir Selatan, Selasa (3/1/2017), sekitar pukul 14.00.
Syaifullah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat, menjelaskan Tim BPBD Pesisir Barat yang dibantu tim SAR Provinsi, Satpolair Lambar, TNI AL, dan anggota Polsek Pesisir Selatan, telah melakukan pencarian korban yang tenggelam di pantai Mandiri kurang lebih selama tiga hari, dan akhirnya membuahkan hasil.
"Kita bersyukur karena seluruh korban yang tenggelam akhirnya dapat ditemukan. Walaupun dengan kondisi yang sudah meninggal, setelah sebelumnya kita menyisir seluruh pantai dari pantai Mandiri hingga ke pesisir pantai Tanjung Setia," ujarnya kepada Lampung Post, Rabu (4/1/2016).
Setelah ditemukannya korban terakhir itu, pihaknya langsung menghubungi keluarga korban untuk memastikan korban yang ditemukan tersebut adalah orang yang dimaksud.
"Beruntung dengan kondisi korban yang agak susah untuk dikenali, namun keluarga korban itu memastikan korban yang ditemukan itu adalah Firman, dengan mengenali dari pakaian yang dikenakan korban," lanjutnya.
Dengan ditemukannya korban terakhir tersebut, pihaknya memastikan seluruh korban yang tenggelam di pantai Mandiri, dan pantai Labuhan Jukung telah ditemukan.
"Korban yang tenggelam di pantai Mandiri ada 6 orang, 2 di antaranya selamat dan 4 orang meninggal. Termasuk yang tenggelam di pantai Labuhan Jukung 1 orang, jadi seluruh korban yang tenggelam dan meninggal dunia adalah 5 orang," jelasnya.
Atas kejadian yang hampir bersamaan di dua tempat tersebut, pihaknya berharap Pemkab Pesisir Barat dan leading sector terkait dapat membentuk lifeguard untuk sistem program pengamanan daerah wisata pantai di Bumi Para Saibatin dan Ulama.
"Pembetukan lifeguard sebenarnya sangat perlu, namun tidak segampang itu, BPBD sebenarnya sangat ingin membentuk tim khusus yang nantinya menjadi pengaman pantai, ke depan jangan sampai hal ini menjadi suatu rutinitas. Jika hal itu terus berlanjut, bukan tidak mungkin akan memengaruhi promosi pariwisata yang selama ini dilakukan Pemkab Pesisir Barat," kata dia.