KPU Mesuji dan Tuba Upayakan Menjaga Kondusivitas Pilkada

KPU di Mesuji dan Tulangbawang berkomitmen menjaga konduktivitas pelaksanaan pilkada. (Ilustrasi)

MESUJI--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Tulangbawang siap menjaga kondusivitas dalam pelaksanaan pergelaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) setempat yang akan berlangsung pada 15 Februari 2017 mendatang.

Ketua KPU Kabupaten Mesuji, Saiful Anwar, mengatakan pihaknya pihaknya terus mengupayakan suasana kondusif. Pihaknya juga mengatakan terus berkoordinasi dengan pihak keamanan baik kepolisian dan TNI.

"Insya Allah kondusif, tapi kita juga sampaikan kepada Kapolda terkait daerah perbatasan yakni di Dusun Minak Jebi, Kuala dan Teluk Gedung. Pemilih disanakan ada yang masuk kedalam DPT Mesuji dan juga ada yang masuk DPT Tulangbawang," katanya saat dihubungi Lampost.co, Kamis (5/1/2017).

SaifuI mengatakan masyarakat di daerah tersebut akan tetap diakomodir hak pilihnya dan pihaknya bersama pemda meminimalisir terjadinya konflik di daerah tapal batas tersebut.

"Kita terus upayakan pemilih di tapal batas bisa memilih. Kemudian juga melihat masyarakat di moro-moro. Kalau mereka memenuhi syarat dan meemiliki eKTP bisa memilih dan diakomodir. Kalau gak memenuhi syarat ya tak bisa memilih," katanya.

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Tulangbawang, Reka Punnata melaporkan prilhal situasi dan kondisi kepada Polda Lampung. Ia mengaku sejauh ini masih dalam keadaan kondusif karena pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak Polres setempat.

"Tahapan saat ini masih dalam agenda kampanye dan rekrutmen KPPS. Kita juga minta backup keamanan dari pihak kepolisian untuk melakukan pengawalan keamaan logistik seperti kertas suara, kota suara, bilik suara dan lainya," katanya.

Kemudian ia menjeskan pihak Polda juga memberikan konsentrasi lebih untuk daerah perbatasan. Ia mengatakan di Rawajitu Timur terkait Dusun Mina Jebi, Kuala dan Teluk Gedung akan dilakukan pembahasan dengan stckholder terkait seperti Pemda Tulangbawang, KPU Provinsi dan Polda Lampung pada 12 Januari 2017 akan meninjau lokasi.