KPU Pastikan DPT 3 Dusun Tapal Batas Mesuji-Tuba

KPU memastikan daftar pemilih tetap Pilkada Tulangbawang dan Mesuji. (Ilustrasi)


BANDAR LAMPUNG--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung meminta KPU Tulangbawang dan KPU Mesuji untuk memastikan kembali daftar pemilih tetap (DPT) yang tinggal di daerah tapal batas Dusun Kuala Mesuji, Teluk Gedung dan Minak Jebi. Hal tersebut dilakukan agar data bisa akurat dan mencegah terjadinya konflik.
Ketua KPU Provinsi Lampung, Nanang Trenggono mengatakan data pemilih di wilayah perbatasan Kabupaten Tulangbawang dan Kabupaten Mesuji harus akurat. Maka dari itu pihaknya harus berkoordinasi terus dengan pihak KPU di dua kabupaten tersebut.
"KPU Mesuji dan KPU Tulangbawang harus berkoordinasi terus sehingga nanti jelas pemilih di sana berapa jumlahnya. Merekakan sudah ditetapkan didalam DPT, tapi untuk mengecek kebenaran data tersebut agar tidak terjadi kegandaan," katanya seusai rapat koordinasi dengan KPU Mesuji dan KPU Tulangbawang di KPU Provinsi Lampung, Jumat (6/1/2016).
Kemudian ia juga meminta dua KPU tersebut mendata nama-nama pemilih yang kemungkinan ganda. Sehingga pada hari pemilihan dapat dipastikan pemilih yang menyalurkan suaranya di Pilkada Mesuji dan Pilkada Tulangbawang jelas terdata jumlahnya dan siapa saja orangnya.

"Sehingga nanti tidak menimbulkan konflik. Temen-temen KPU juga sedang menyisir dan diverifikasi lagi terkait apakah ada data gandanya. KPU disana juga harus menandai dan bertemu dengan pemilih disana yang benar-benar ganda, misalnya namanya sama atau NIK-nya sama. Tapi inikan NIK bisa berbeda-beda karena dimungkinkan ada NIK warga Tuba tapi terdata di Mesuji," katanya.

Ia juga mengatakan pencermatan dan akurasi data pemilih harus diferivikasi kembali. Sehingga petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bisa paham betul mengenai warganya yang benar memiliki identitas di wilayah tersebut.
"Kita sudah turun ke Mesuji dan nanti kita juga akan supervisi ke Tulangbawang. Untuk teknis pemilihanya sama seperti pemilihan biasanya. Sebelum tanggal 15 Januari akan kita putuskan seperti apa teknisnya, kitakan kepenginnya biar adil untuk semuanya," katanya.

Sementara itu Anggota KPU Provinsi Lampung Divisi Sosialisasi dan Data Pemilih, Handi Mulyaningsing berharap bahwa KPU RI dapat meresponscepat terkait laporan yang disampaikan pihaknya mengenai kondisi pemilih di tapal batas tersebut.