Kuota Haji Lampung 2017 Bertambah

Jamaah haji di Asrama Haji Lampung di Bandar Lampung. (Lampost.co/Hendrivan Gumala)

BANDAR LAMPUNG -- Kabar gembira bagi para jemaah calon haji di Lampung. Kuota haji untuk 2017 bertambah dengan jumlah 6.200 dan waiting list menjadi sekitar 17 tahun. Hal itu tidak lepas dari keputusan Pemerintah Arab Saudi untuk menambah kuota haji Indonesia.

Pemerintah Arab Saudi melalui Menteri Haji dan Umrah mengembalikan kuota normal haji Indonesia dari 168.800 menjadi 211 ribu untuk 2017. Selain pengembalian kuota, Arab Saudi pun menyetujui menambah kuota haji 10 ribu untuk tahun 2017.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lampung Suhaili menyambut gembira keluarnya keputusan Pemerintah Arab Saudi tersebut. Hal itu akan membuat makin banyak warga Lampung yang menunaikan ibadah haji.

"Dengan adanya keputusan tersebut, kuota Lampung pada 2017 menjadi 6.200 jemaah calon haji. Jumlah itu meningkat 1.174 dibandingkan tahun 2016 yang hanya memberangkatkan 5.026 orang," ujar Suhaili saat dihubungi, Rabu (11/1).

Dia juga mengatakan adanya penambahan itu juga mengurangi masa tunggu untuk pemberangkatan. "Memang masih cukup lama terkait waiting list. Namun, setidaknya kini waktu itu bisa berkurang kira-kira 17 tahunan," ujarnya.

Terkait jatah Lampung dari kuota tambahan 10 ribu jemaah untuk 2017, Suhaili belum bisa memberikan kepastian. "Kalau itu masih menunggu keputusan Menteri Agama karena itu wewenang menteri," kata dia.

Penambahan kuota haji Indonesia untuk 2017 disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/1). "Kuota haji untuk Indonesia tahun 2017 dari 168.800 menjadi 221 ribu. Dengan demikian, Indonesia memperoleh kenaikan 52.200," ujar Jokowi.

Menurut dia, keputusan itu merupakan hasil tindak lanjut dari kunjungannya ke Arab Saudi pada September 2015 dan pertemuan dengan delegasi Kerajaan Arab Saudi pada September 2016. Hasil kedua pertemuan kemudian ditindaklanjuti Menteri Agama dan Menteri Luar Negeri.

Hasilnya, Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi pun memutuskan mengembalikan kuota haji Indonesia normal dari 168.800 menjadi 211 ribu untuk 2017. Ia mencatat sejak 2013 jumlah jemaah haji Indonesia dan negara lainnya dipotong 20% karena perluasan pembangunan fasilitas di Masjidil Haram, Mekah. Selain pengembalian kuota, Arab Saudi juga menyetujui permintaan penambahan kuota untuk Indonesia 10 ribu.

Jokowi pun mengatakan Indonesia menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Arab Saudi yang telah memberikan penambahan kuota haji kepada Indonesia. "Penghargaan dan apresiasi juga kami sampaikan atas upaya Pemerintah Arab Saudi terus meningkatkan fasilitas jemaah haji, termasuk jemaah haji Indonesia. Oleh sebab itu, persiapan haji 2017 sudah dapat dilakukan sejak dini," kata dia. *