Lagi, Ribuan Burung Tanpa Dokumen Diamankan di Bakauheni

Ilustrasi. (Dok. Lampost.co)

Kalianda -- Lagi-lagi, Petugas Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Bandar Lampung Wilayah Kerja (Wilker) Bakauheni, kabupaten Lampung Selatan menggagalkan upaya pengiriman ribuan ekor burung berbagai jenis tanpa izin dipintu pos pemeriksaan narkoba Seaport Interdiction pelabuhan Bakauheni, Selasa (10/1) sekitar pukul 23.30.

Ribuan ekor burung asal asal Bandarjaya, kabupaten Lampung Tengah itu diangkut kendaraan Toyota avanza BE-2111-GJ warna merah.

"Ribuan ekor burung yang dikemas dalam 15 bok plastik warna putih itu terjaring saat petugas KSKP Bakauheni melakukan pemeriksaan rutin dipintu pemeriksaan seaport," kata penyidik PPNS BKP Bakauheni Buyung Hardiyanto kepada Lampost.co, Rabu (10/1/2017).

Melihat mobil Avanza warna merah membawa puluhan boks plastik, jelas buyung, pihaknya ikut melakukan pemeriksaan terhadap mobil pribadi bernopol Lmpung Tengah tersebut.

"Puluhan boks plastik yang berisi ribuan ekor burung berbagai jenis itu berasal dari Bandarjaya Lampung Tengah. Dan akan dikirim ke daerah Karangtengah, Banten. Namun pengirimannya tidak dilengkapi dengan dokumen resmi," kata Buyung.

Menurut dia, hasil tangkapan petugas karantina itu selanjutnya akan diserahkan ke BKSDA Bandarlampung untuk dilepasliarkan.

"Hari ini juga akan dilepas, untuk mengantisipasi kematian burung lebih banyak lagin" pungkasnya.

Sebelumnya Kamis (29/12), petugas Karantina juga mengamankan ratusan Burung poksai yang dikemas dalam 3 boks plastik. Burung-burung asal Jambi tujuan Jakarta yang diangkut bus Laju Prima B-7272-XA dengan pengirim SOKiB itu tidak dilengkapi surat kesehatan hewan (SKKH) dari daerah asal barang maupun tujuan.