2012-11-18 06:47:00
LAMBAR: Jangan Kotori Pantai Pesisir Tengah

KRUI (Lampost): Warga sekitar pantai wisata Pesisir Tengah, Lampung Barat, meminta pengunjung objek wisata tidak mengotori kawasan wisata tersebut dengan perbuatan tak senonoh. Mereka meminta pengunjung pantai sebagai lokasi yang bisa membuat pengunjung rileks dan warga sekitar juga dibuat senang.

Pasalnya, belakangan lokasi wisata tersebut kerap dikunjungi muda mudi dan kerap menggunakan lokasi tersebut untuk pacaran, bahkan berlanjut dengan perbuatan tak senonoh.

Menurut Susiawan (40), warga Pekon Way Redak, Kecamatan Pesisir Tengah, belakangan Pantai Pesisir Tengah dijadikan tempat bolos para pelajar dan pegawai negeri sipil. Mereka kerap terlihat ada di lokasi pada jam-jam sekolah. "Hampir setiap hari ada pasangan pacaran dan anak sekolah bolos pada saat jam sekolah di pantai ini," kata Susiawan kemarin.

Bahkan, siswa yang kedapatan bolos dan berada di pantai tersebut tidak saja para pelajar, tetapi para gurunya. "Mereka ada di sana, di sekitar Labuhan Jukung hingga Walur. Para pegawai berseragam PNS itu terlihat kumpul-kumpul di warung makan," kata dia.

Mengingat keberadaan mereka sudah tak lazim, apalagi di jam produktif, warga meminta aparat kepolisian dan instansi terkait melakukan menertiban terhadap pelajar dan pegawai yang bolos dan berada di kawasan pantai tersebut.

"Awalnya warga tidak ambil pusing, tapi lama-lama perilaku pengunjung sudah keterlaluan sehingga membuat kami resah," ujar Supli (50), warga Pekon Walur. Dia berharap pemerintah dan pihak sekolah segera melakukan patroli di sepanjang pantai tersebut, terutama saat jam sekolah.

Kita tak boleh membiarkan generasi muda menyia-nyiakan waktunya. Begitu juga dengan PNS, akibat perbuatan segelintir orang, yang lain ikut terkena imbasnya. (CK-3/D-1)

komentar facebook