Liburan Tahun Baru 2017, BPBD Pesisir Barat Imbau Daerah Rawan Bencana Waspada

Ilustrasi rawan bencana. elshinta.com

KRUI -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) mengimbau kepada seluruh wisatawan yang hendak berkunjung atau berwisata di Bumi Para Saibatin dan Ulama agar dapat lebih waspada serta berhati-hati dalam melintasi daerah yang terbilang rawan akan bencana.
Kepala BPBD Pesibar Syaifullah mengatakan agar para wisatawan untuk dapat lebih berwaspada jika hendak berwisata pantai yang ada di Pesisir Barat. Terutama apabila dalam berwisata bersama dengan keluarga dan kerabat.
"Pesisir Barat merupakan daerah wisata, dan disetiap liburan pasti daerah pantai akan ramai dikunjungi wisatawan luar kota dan daerah. Apabila mengajak keluarga dan kerabat, diupayakan untuk dapat waspada, pantai Pesisir Barat terhubung langsung dengan laut lepas, sehingga arus ombaknya lebih besar dibandingan dengan pantai-pantai lain yang ada di Lampung," Kata dia, Rabu (28/12/2016).
Di beberapa titik daerah wisata pantai, BPBD Pesibar telah menempatkan anggota tim pengawasan sebagai upaya untuk mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang dapat membahayakan para wisatawan yang datang.
"Di beberpa titik juga sudah kita tempatkan tim yang akan mengawasi para pengunjung pantai, seperti di Pantai Labuhan Jukung kita tempatkan tenda BNPB, yang di situ juga terlibat anggota kepolisian, Dishub, dan tim SAR BPBD, jika terjadi sesuatu bisa dengan cepat ditanggulangi," lanjutnya.
Kendati demikian, menurut dia, setiap tahun dalam suasana liburan selalu saja terdapat beberapa pengunjung yang tidak waspada dengan sanak keluarganya. "Untuk itu walaupun pengamanan sudah kita lakukan, pengawasan dari masing-masing individu harus ada. Kalau yang membawa anak kecil harus selalu diawasi, agar hal tidak kita inginkan dapat diatasi," ujarnya.
Maka untuk meminimalisasi bencana yang ada, BPBD Pesisir Barat menghimbau agar para pengunjung atau wisatawan yang berlibur ke pantai-pantai di Pesisir Barat agar selalu waspada dan berhati-hati dalam berekreasi. "Jangan sampai niatnya mau liburan malah jadi bencana," tutup Syaiful.