2013-06-08 13:34:00
Liput Perang Tanding, Wartawan Dapat Ancaman

Kupang (Lampost.co): Seluruh wartawan yang meliput perang tanding antara warga Desa Adobala dan Redontena, Kecamatan Klubagolit di Pulau Adonara, Flores Timur, NTT mendapat ancaman pembunuhan.

Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Cabang Kupang Kristo Ngay membenarkan ancaman pembunuhan tersebut. Awalnya ancaman pembunuhan hanya ditujukan kepada wartawan RCTI Joni Nura, namun kemudian ancaman itu dilakukan terhadap semua wartawan.

"Karena diancam, kita akan memboikot pemberitaan perang tanding Adonara," kata Kristo kepada Media Indonesia di Kupang, Sabtu (8/6).

Kristo mengatakan laporan ancaman pembunuhan terhadap wartawan diterima dari masyarakat. Saat ini pihak IJTI NTT sedang menanti laporan kronologi ancaman pembunuhan terhadap Joni Nura. (MTVN/L-4)

komentar facebook