Lorenzo: Tahun Depan akan Jadi Masa Keemasan MotoGP

Masa keemasan MotoGP sudah mulai terlihat sejak 2016. Michelin

Spanyol -- Beberapa tahun lalu, pihak penyelenggara MotoGP yaitu Dorna Sports, FIM dan manufaktur motor di ajang itu, bekerja keras mencari solusi terbaik agar balap ini makin menarik. Hasilnya, tahun depan bakal ada enam tim manufaktur yang berlaga di balap paling bergengsi ajang kebut motor dunia ini.

Menurut Jorge Lorenzo ini adalah zaman keemasan balap MotoGP. Mengingat beberapa tahun sebelumnya, mereka mengalami masa-masa yang sangat sulit. Kembalinya beberapa manufaktur seperti Suzuki, Aprilia dan masuknya KTM di kelas tertinggi MotoGP, membuat musim depan bakal semakin tak terprediksi.

"Ini bakal jadi masa keemasan MotoGP. Kami pernah menjalani masa-masa yang sangat sulit. Ketika itu hanya ada 17 pembalap di lintasan , tepatnya 4 tahun yang lalu. Tapi sekarang sudah ada 23 pembalap. 18 di antaranya punya kapabilitas untuk meraih kemenangan seri. Tak usah jauh-jauh, apa yang kami alami di 2016 sudah cukup jadi bukti. Terdapat 9 pemenang berbeda," klaim Lorenzo.

Tahun depan, sambung sang juara dunia balap motor grand prix sebanyak 5 kali itu, bakal ada tiga tim pabrikan yang punya pembalap juara dunia. Jika semuanya punya paket menarik, maka bukan tak mungkin pertarungan meraih kemenangan, terjadi di tiap seri.

Sekadar info singkat, sejak 2009, ajang balap ini mulai ditingggalkan beberapa tim manufaktur seperti Kawasaki dan di akhir 2011 ditinggalkan oleh Suzuki. Meski ditetapkan aturan main berupa pembedaan kategori, namun itu tak membuat balapan jadi menarik. Lantaran tim privatir yang menggunakan mesin motor produksi massal, tetap tak berdaya melawan motor prototipe, meski menggunakan rangka prototipe.

Dengan adanya penyeragaman ECU (hardware dan software), kemudian ada kembalinya MIchelin sebagai pemasok tunggal untuk ban MotoGP, sudah cukup untuk membuat balap ini jadi menarik kembali.