Mancing di Sungai Biru TNWK, Kaki Bayu Disambar Buaya

Bayu masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Kota Metro, karena kaki sebelah kanan luka akibat gigitan buaya di Sungai Biru TNWK, Selasa (3/1/2017). (Foto:Lampost/Agus Susanto)

SUKADANA--Bayu (28), warga Desa Labuhanratu 9, Kecamatan Labuhanratu, Lampung Timur dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Kota Metro, karena disambar buaya di sungai Biru, kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Menurut keterangan Kepala Seksi 1, yang membawahi areal Sungai Biru, Arifin, Selasa (3/1/2017), membenarkan bahwa Bayu mengalami luka gigitan buaya pada kaki sebelah kanan. 

Arifin menceritakan,pada Senin (2/1/2017), Bayu bersama lima rekannya Iwan, Dowi, Samsudin, Jumawan, Bibit masuk kedalam Sungai Biru dengan tujuan hendak memancing. Lokasi tersebut memang areal konservasi yang tidak boleh dimasuki oleh orang umum. "Berarti mereka itu termasuk menyalahi aturan," kata Arifin.

Ke enam orang tersebut masuk kelokasi sungai biru dengan berjalan kaki melalui jalan jalan setapak dalam hutan yang panjangnya 12 kilo meter, setelah tiba di Sungai Biru pukul 15.00 mereka memancing di sungai yang banyak dihuni buaya. "Saya yakin mereka sudah paham kalau banyak buayanya, karena sungai yang banyak buaya pasti banyak ikan," kata Arifin.

Bayu memancing duduk di sebuah pohon yang posisinya miring ke sungai, tanpa disadari saat asyik memancing kaki sebelah kanan disambar buaya. Kaki kannya luka sobek tapi tidak sampai patah tulang. Beruntung Bayu tak kecebur ke dalam sungai.
Korban segera dibawa ke rumah sakit oleh rekan-rekannya.