Mantan Presiden Iran Ayatollah Ali Akbar Hashemi Rafsanjani Tutup Usia

Presiden ke-4 Iran, Ayatollah Ali Akbar Hashemi Rafsanjani. Foto (Google Image)

Teheran -- Presiden ke-4 Iran, Ayatollah Ali Akbar Hashemi Rafsanjani dikabarkan meninggal dunia lantaran serangan jantung. Presiden Iran era 1989 - 1997 ini meninggal di usia 82 tahun.

Rafsanjani meninggal pada Minggu (8/1/2016) waktu setempat. Kepergiaan Rafsanjani meninggalkan duka yang mendalam bagi warga Iran.

"Ayatollah Hashemi Rafsanjani dibawa ke rumah sakit setelah mengalami serangan jantung dan lebih dari satu jam dokter berupaya untuk menyelematkannya namun tak berhasil," kata Wakil Menteri Kesehatan Iran seperti dikutip Reuters, Senin (9/1/2017).

Warga Iran tampak hadir di rumah sakit untuk memberi penghormatan terakhir pada jenazah Rafsanjani. Tidak hanya itu, Putra Rafsanjani yang kini dipenjara lantaran kasus korupsi juga turut hadir.

Rafsanjani merupakan tokoh kuat dan berpengaruh di Iran. Ia merupakan pemimpin dari Expediency Council, sebuah badan yang bertugas menyelesaikan sengketa antara Parlemen dengan Dewan Pelindung Konstitusi.

Majalah Forbes pernah mencantumkan Rafsanjani dalam daftar orang terkaya di dunia dan pernah menulis bahwa dialah kekuatan yang sesungguhnya di balik Pemerintah Iran.

Rafsanjani dikenal sebagai tokoh 'pilar revolusi Islam' yang dibenci kelompok garis keras. Ia juga dikenal dengan kebijakan ekonomi yang pragmatis-liberalis, serta hubungan yang lebih baik dengan Barat.