Marc Marquez Belum Nyaman dengan Mesin RC213V

Marc Marquez bersama motor RC213V. (AFP PHOTO / BAY ISMOYO)

VICTORIA -- Marc Marquez berhasil menorehkan hasil positif ketika menjalani tes pramusim di Phillip Island pada akhir pekan lalu. Namun, pembalap Repsol Honda itu mengklaim masih ada sedikit kekurangan dengan performa motor RC213V yang ditungganginya.
Kekurangan yang dimaksud Marquez lebih ditujukan kepada kualitas mesin. Ia merasa mesin RC213V belum terlalu mengalami peningkatan, baik seputar akselerasi maupun kenyamanan mengemudi.
"Ketika melakoni tes sore, kami lebih konsentrasi terhadap set-up dasar. Kami mencoba mengatasi masalah pada tes pagi hingga akhirnya mampu melalui putaran demi putaran dengan lebih baik," kata Marquez seperti dikutip motorcyclenews.com.
"Kondisi itu seakan membuat mereka mengerti dengan performa mesin yang saya inginkan. Namun sebenarnya, saya tidak menginginkan performa seperti itu," tambahnya.
"HRC (Honda Racing Corporation) masih harus bekerja keras. Mereka harus mencoba untuk mengatasi problem yang saya rasakan. Kemudian, mereka juga masih harus mencari sesuatu untuk meningkatkan performa mesin," lanjut Baby Alien.
Marquez finis kedua di belakang Maverick Vinales ketika menyelesaikan tes pramusim di Sirkuit Philip Island. Torehan waktunya tertolong ketika tampil agresif dan melahap lebih banyak putaran pada sore hari. Terhitung, setelah menjalani tes selama tiga hari, Marquez mampu melahap 250 putaran.
"Pada tes tahun lalu, di tempat yang sama, kami masih berselisih cukup jauh untuk bersaing di peringkat teratas. Tapi beruntung, kami berhasil melahap lebih dari 100 putaran pada hari ini. Kami menghabiskan banyak waktu untuk bisa seperti ini, dan saya rasa itu cukup normal ketika memiliki mesin baru," tutup sang juara bertahan asal Spanyol tersebut.