Masyarakat Diminta Dukung Program Listrik Masuk Suoh

Listrik PLN. sindonews.net

LIWA -- Setelah 10 tahun menunggu akhirnya impian masyarakat Kecamatan Suoh dan Bandarnegeri Suoh untuk mendapatkan penerangan listrik dari PLN dalam waktu dekat segera terwujud.
"Saya bersyukur usulan pemerintah daerah yang disampaikan sepuluh tahun lalu kini bisa direalisasikan," kata Bupati Lambar Mukhlis Basri, Kamis (9/2/2017).
Guna mendukung percepatan pelaksanaan pembangunannya agar penerangan listrik bisa segera dinikmati masyarakat Suoh dan Bandarnegeri Suoh itu, diminta dukungan dari masyarakat khususnya yang berada di sepanjang perlintasan untuk tidak menghambat proses pelaksanaan pembangunannya.
Dukungan masyarakat sangat penting karena itu pihaknya berharap agar masyarakat memberikan dukungan kepada petugas yang akan memulai pembangunannya. Jangan sampai ada yang menghambat karena penerangan listrik dari PLN ini sudah sangat diharapkan masyarakat.
Sebagai wujud mensyukuri pembangunan listrik ini, Pemkab juga akan memberikan subsidi bagi masyarakat kurang mampu senilai Rp1 juta untuk pemasangan satu rumah.
Hal ini sebagai bentuk apresiasi kepada PLN yang telah memulai pelaksanaan pembangunannya. Melalui pembangunan jaringan listrik ini, pihaknya berharap tidak ada lagi adanya masyarakat Lambar yang tidak bisa menikmati penerangan listrik PLN dengan alasan karena kekurangan biaya untuk pemasangannya.
”Harapan saya listrik dari PLN tersebut bisa dinikmati semua masyarakat di Suoh dan Bandarnegeri Suoh, jangan sampai ada yang tidak menikmatinya dan Pemkab akan memberikan subsidi untuk mereka yang tidak mampu," kata Mukhlis.
Namun untuk teknis pemberian subsidi masih akan dibahas lagi melalui satker terkait. Sebagai gambaran apabila biaya pemasangan membutuhkan dana Rp3 juta/rumah, subsidi yang akan diberikan mencapai Rp1 juta/rumah warga tidak mampu. Tujuanya agar masyarakat tidak mampu dapat menikmati listrik seperti yang lain.
Menurut Bupati, usulan pembangunan jaringan listrik ke wilayah dua kecamatan itu telah disampaikan kepada pemerintah pusat sejak 10 tahun lalu. Namun baru terwujud tahun ini.
Untuk itu dia meminta kepada seluruh masyarakat khususnya yang dlintasi jaringan untuk mendukungnya dengan cara tidak mempersulit upaya percepatan pelaksanaan pembangunannya.