2013-01-04 01:12:00
Masyarakat Sekincau Harapkan Puskesmas Rawat Inap

SEKINCAU (Lampost): Masyarakat Kecamatan Sekincau, Lampung Barat, dan sekitarnya berharap kepada Pemerintah Kabupaten setempat untuk secepatnya membangun puskesmas rawat inap di wilayah itu dengan memanfaatkan lokasi eks pasar lama Sekincau.
Pasalnya, puskesmas yang ada saat ini statusnya masih rawat jalan serta tidak memungkinkan untuk dapat ditingkatkan statusnya menjadi puskesmas rawat inap karena lokasinya sempit.
Camat Sekincau Agung Satriono, Kamis (3-1), menyatakan keinginan masyarakat agar pemerintah segera membangun puskesmas rawat inap di Sekincau itu sudah diusulkan kepada Pemkab pada Desember lalu.
Usulan masyarakat agar dibangun puskesmas rawat inap dengan memanfaatkan lokasi di eks pasar lama Sekincau di Simpang Waspada itu, kata dia, dikarenakan Puskesmas Sekincau yang ada di Giham selama ini selain melayani masyarakat Sekincau, juga melayani masyarakat yang datang dari Kecamatan Pagardewa dan Suoh.
Masyarakat yang kondisinya memerlukan pertolongan yang cepat harus mendapatkan pelayanan pengobatan ke Puskesmas Way Tenong atau dirujuk ke RSUD Liwa.
Sementara untuk ke Puskesmas Way Tenong membutuhkan jarak tempuh 17 km dan ke Liwa 42 km. Namun, jika di Kecamatan Sekincau sudah ada puskesmas rawat inap, masyarakat yang membutuhkan pelayanan rawat menginap tidak akan kesulitan, kecuali harus dirujuk.
"Keinginan masyarakat agar dibangun puskesmas rawat inap di Sekincau ini adalah untuk mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, terjangkau, dan lebih dekat. Sebab itu, masyarakat berharap pembangunan dilaksanakan lebih cepat lebih baik," kata dia.
Dia menjelaskan pembangunan puskesmas di lokasi eks pasar lama Sekincau dengan status rawat inap itu disebabkan luas lahannya mencukupi dengan ukuran 70 x 80 meter. Sementara bangunan puskesmas yang ada di Giham tetap dapat dimanfaatkan sebagai tambahan sarana pelayanan kesehatan untuk rawat jalan.
Dia menjelaskan pembangunan diusulkan karena lokasi Puskesmas Sekincau yang ada di Giham terlalu sempit dan tidak memungkinkan untuk dapat diperluas lagi. Sebab, di sekitarnya sudah padat permukiman penduduk yang bangunannya juga sudah permanen.
Untuk dapat meningkatkan status Puskesmas Sekincau yang selama ini masih berstatus rawat jalan menjadi puskesmas rawat inap, maka perlu ada perluasan pembangunan dengan cara memanfaatkan lahan eks pasar lama Sekincau yang juga merupakan milik Pemkab.
Di tempat terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Lampung Barat Mad Suhardin kemarin membenarkan tentang adanya usulan masyarakat yang meminta agar ada peningkatan status Puskesmas Sekincau dari rawat jalan menjadi rawat inap.
Namun lanjutnya, hal itu masih akan dibahas lebih lanjut terutama mengenai lahannya. "Soal rencana pembangunan puskesmas itu, kami masih akan membahasnya lebih lanjut dengan lintas terkait, terutama Dinas Koperindag soal kepemilikan lahannya," kata Mad Suhardin. (ELI/D-2)

komentar facebook