Mayat Ibu Hanyut Ditemukan Tersangkut Jaring

Jasad Supriyati (32) ditemukan tersangkut di jaring nelayan di Way Kiri, Tubaba, Sabtu (11/3/2017). (Foto:Lampost/A.Sobirin)

PANARAGAN--Jenazah Supriyati (32), jasad ibu yang diduga tenggelam akibat tergelincir saat melintasi jembatan bambu di atas galian cetak sawah Way Gemol, Jumat (10/3) pagi, tidak sengaja ditemukan tersangkut jaring nelayan Gedungratu saat mencari ikan dibantaran Way Kiri, Sabtu (11/3/2017), pukul 09.00. Jenazah telah dibawa ke rumah duka di Desa Gedungratu, RK 5, Kecamatan Tulangbawang Udik, Tulangbawang Barat.

"Jenazah ditemukan tersangkut jaring Yani (52) saat mencari ikan sekitar 3,5 kilometer dari tempat kejadian," kata Jueni, ketua PSI Tulangbawang Barat yang intens menelusuri jejak ibu hanyut.
Jenazah korban segera dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan di dekat penguburan anak kandungnya yang terlebih dahulu ditemukan pada Jumat(10/3/2017), pukul 19.00.
Diberitakan sebelumnya, warga Tiyuh Gedungratu digegerkan oleh penemuan jasad Hafid sekitar pukul 19.00 di galian cetak sawah yang diduga tewas tenggelam saat bersama ibu kandungnya hendak mengantar makanan untuk ayahnya yang sedang menderes karet di sekitar irigasi cetak sawah Way Gemol, perbatasan Tiyuh Gedungratu dan Panaragan, Jumat (10/3), pukul 10.00.
Warga sekitar dibantu petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan anggota Polres Tulangbawang Udik sempat menghentikan pencarian akibat aliran air sangat deras di sekitar irigasi Way Gemol.