Membiasakan Anak Minum Air Putih

Membiasakan anak minum air putih sangat baik bagi kesehatannya. liputan6.com

ANAK-ANAK harus dibiasakan minum air putih dan mengurangi kebiasaan minum manis karena asupan pola hidrasi yang kurang baik. Banyaknya kandungan gula pada minuman akan memicu beragam penyakit kronis, antara lain diabetes, ginjal, dan obesitas.
Manajer Riset dan Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) Budi Wiweko menjelaskan minuman yang paling sehat dikonsumsi ialah air putih yang tidak berbau, berasa, dan punya kadar asam yang netral. Sebaliknya, jenis minuman ringan dengan banyak gula yang dikonsumsi terus-menerus bisa mengakibatkan diabetes dan obesitas.
"Beberapa negara maju telah menyadari penyakit diabetes, kardiovaskular, dan obesitas terkait erat dengan pola hidrasi sejak anak-anak. Amerika, misalnya, kasus obesitasnya tinggi karena mereka banyak mengonsumsi minuman ringan bergula dengan pemanis," kata Ketua Indonesia Hydration Working Group (IHWG) itu, saat peluncuran gerakan Ayo Minum Air (Amir) di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Gerakan Ayo Minum Air digelar untuk memperingati Hari Ginjal Sedunia pada 9 Maret. Ia menjelaskan anak-anak suka mengonsumsi minuman manis karena produk itu mudah ditemukan di sekitar rumah ataupun sekolah. Oleh karena itu, para guru juga penting untuk diedukasi agar mengimbau murid-murid banyak minum air putih.
Ketika ditanya tentang banyaknya produk air putih dalam kemasan yang mengklaim memiliki kandungan tertentu, Budi mengatakan belum ada bukti atau penelitian ilmiah manfaatnya pada kesehatan. Menurutnya, air yang paling baik diminum ialah air putih. "Kalau ada air alkali, air deminerisasi, air oksigenasi, belum terbukti secara ilmiah manfaatnya untuk kesehatan sehingga kita memberi masukan kepada Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) supaya iklan jenis air harus didasarkan bukti penelitian," kata dia.

Cegah Obesitas
Manfaat lain dari membiasakan anak minum air putih sejak usia dini adalah menghindarkan anak dari obesitas atau masalah kegemukan. Sebab, saat ini obesitas menjadi salah satu masalah kesehatan yang kerap terjadi pada anak-anak.
Menurut data dari United Nations Children's Fund (UNICEF) dalam World Children Report 2012, Indonesia menempati urutan pertama negara dengan tingkat obesitas pada anak tertinggi di ASEAN, yakni dengan persentase 12,2 persen. Untuk menurunkan berat badan anak yang mengalami obesitas, dalam kesempatan yang berbeda, Sudung O Pardede, konsultan nefrologi anak di FKUI RSCM menyarankan agar kebutuhan asupan air putih seimbang pada anak dicukupi.
"Minum air putih secara teratur menghasilkan energi total yang lebih rendah dan terbukti mampu menurunkan berat badan sebanyak 31 persen. Air putih tidak mengandung kalori, sementara minuman ringan yang dijual di pasaran rata-rata mengandung 200 kalori per sajian," ujar Sudung di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, kata Sudung, asupan air putih seimbang juga mampu menangkal rasa lelah dan meningkatkan konsentrasi otak. "Sebanyak 80 persen tubuh kita komposisinya adalah air. Kehilangan air sebanyak 2 persen dari berat badan bisa mengakibatkan penurunan fungsi otak dan konsentrasi untuk belajar. Karena iu, minumlah sebelum rasa haus itu muncul," kata dia.