Menanti Pemenang Sesungguhnya

Sejumlah awak media mendata hasil penghitungan cepat (quick count) Pilkada Serentak 2017 di lima kabupaten di Provinsi Lampung yang digelar Rakata Institute Lampung di Hotel Horison, Bandar Lampung, Rabu (15/2/2017). LAMPUNG POST/M UMARUDINSYAH MOKOAGOW

PEMILIHAN kepala daerah (pilkada) serentak gelombang kedua digelar di 101 seluruh Indonesia. Penyelenggaraan di lima kabupaten di Lampung yang diikuti 11 pasangan calon bupati dan wakil bupati berlangsung damai dan kondusif.
Berdasar pada hitung cepat yang dilakukan untuk di Pilkada Pringsewu, pasangan Sujadi-Fauzi unggul dari pesaingnya Ardian Saputra-Dewi Arimbi dan Siti Rahma-Edi Agus Yanto. Di Pilkada Lampung Barat, pasangan Parosil Mabsus-Mad Hasnurin mengalahkan Edy Irawan Arief-Ulul Azmi Soltiansa. Kemudian di Tulangbawang Barat, petahana Umar Ahmad-Fauzi Hasan sebagai calon tunggal menang telak melawan kotak kosong.
Kemudian di Pilkada Mesuji, pasangan Khamami--Saply mengungguli penantangnya Febrina Lesisie Tantina-M Adam Ishak. Selanjutnya di Pilkada Tulangbawang sementara ini pasangan Winarti-Hendriwansyah mengungguli petahana Hanan A Razak-Heri Wardoyo dan pasangan dari jalur perseorangan (independen) Syarnubi-Soliha.
Meskipun demikian, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Nanang Trenggono mengingatkan kepada seluruh pasangan calon untuk bersabar menunggu hasil penghitungan suara resmi yang akan diplenokan KPU kabupaten masing-masing pada 22—24 Februari 2017.
"Kita ikuti saja sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pilkada. Setelah pemungutan dan penghitungan suara di TPS pada 15 Februari 2017, maka akan dilanjutkan pleno berjenjang," kata akademisi FISIP Unila itu kepada Lampung Post, Jumat (17/2/2017).
Ia juga mengatakan pergelaran pilkada di lima kabupaten secara umum berjalan lancar dan kondusif. Ia juga mengatakan proses penghitungan suara di TPS dan secara berjenjang dilaporkan kepada kecamatan dan sampai diplenokan di tingkat kabupaten berjalan sesuai regulasi dan aturan yang telah ditentukan.
"Kami juga berharap sampai pada penetapan rekapitulasi dan pengumuman hasil penghitungan suara di kabupaten, kemudian dilanjutkan dengan penetapan pasangan calon terpilih tanpa permohonan perselisihan hasil pemilihan pada 8—10 Maret 2017 berjalan tanpa hambatan," katanya.

Terkendali
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Fatikhatul Khoiriyah menjelaskan dari pemantauan pihaknya di pilkada lima kabupaten yang disupervisi pihaknya masih aman terkendali, dalam artian pelanggaran-pelanggaran dan kesalahan yang terjadi di lapangan sifatnya tidak merusak esensi demokrasi.
"Sejauh ini aman terkendali. Kejadian di lapangan juga tidak berimplikasi kecurangan atau bisa memanipulasi data, tapi lebih bersifat administrasi dan teknis," katanya.
Kemudian ia juga mengapresiasi semua penyelenggara pemilu dari tingkat kabupaten sampai TPS berjalan baik meskipun ada beberapa kesalahan yang nantinya akan dievaluasi KPU dan Bawaslu.
"Kami juga telah merekapitulasi suara, baik yang sah maupun tidak di lima kabupaten. Kami akan terus menjaga dan memastikan suara di TPS tidak akan berubah sampai dengan diplenokan di tingkat KPU," katanya.