Mencurigakan, Oknum PNS Lampura Diperiksa Panwaslu Lambar

Ilustrasi adanya indikasi pelanggaran dalam pilkada, oknum PNS diamankan panwaslu. (Ilustrasi/net)

LIWA--Sehari menjelang pemilihan kepala daerah Lampung Barat, ratusan warga Pekon Tribudi Makmur, Kecamatan Kebuntebu mengamankan Ansyori R(53) oknum PNS Lampung Utara bersama tiga rekannya saat berkunjung ke kecamatan Kebun Tebu, Selasa (14/2/2017),sekitar pukul 00.30 wib.

Ansyori yang belakangan diketahui bertugas di kantor DPRD Lampung utara bersama tiga rekannya diamankkan karena gerak-geriknya mencurigakan. Dari mobil toyota Avanza dengan no polisi BE 2952 JG yang dibawa Ansyori, warga juga menemukan dua bilah bilah senjata tajam, sejumlah dokumen formulir dikungan terhadap calon kepala daerah di Lampung Barat, sejumlah uang tunai. Beberapa topi yang salah satunya bertuliskan pasangan salh satu calon.

Kapolsek Sumbeejaya, Kompol Muphian Somat, Selasa (14/2/2017), membenarkan pihaknya menerima laporan dari panwascam ada warga yang tidak di kenal diamankan di Kecamatan Kebuntebu. ”Tengah malam, sekira pukul setengaah satu dini hari, saya di telepon panwascam, katanya ada indikasi bagi-bagi uang dan digrebek warga,” kata Muphian.

Untuk menghidarkan terjadinya aksi main hakim sendiri, pihaknya bersama panwas mengamankan keempat orang tersebut ke Mpolsek Sumberjaya.” Karena orang ramai, saya bilang untuk keselamatan, empat orang itu kita amankan di polsek. Atas arahan Kasateskrim, keempatnya di limpahkan ke Panwaskab untuk di proses gakumdu,” jelas Kapolsek.

Sementara komisioner Panwaslu Lampung Barat, bagian penindakan, M. Izhar, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dan telah menindak lanjuti dengan melakukan klarifikasi terdahap terlapor. ”Ia laporan sudah di terima, kebetulan yang di laporkan juga dibawa jadi langsung di klarifikasi terhadap terlapor,” kata Izhar.