Meningkatnya Kebutuhan Barang dan Jasa Tantangan Pembangunan Nasional

Ilustrasi. (Foto : MTVN)

JAKARTA--Perkumpulan Ahli Lingkungan Indonesia (Indonesian Environmental Scientists Association/IESA) mengingatkan agar pembangunan nasional menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan sebab sumber daya alam (sda) dan jasa lingkungan memiliki keterbatasan.

Ketua Umum IESA Tri Edhi Budhi Soesilo mengatakan, tantangan utama pembangunan nasional saat ini antara lain karena terus bertambahnya jumlah penduduk yang mendorong meningkatnya kebutuhan dan keinginan terhadap barang dan jasa.

Di sisi lain, tambahnya, sumber daya alam tidak terbarukan semakin terbatas dan terjadi deplesi (penyusutan) kapital alam, sementara tingkat pengetahuan dan ketrampilan di Indonesia masih rendah.

"Serta pada kenyataannya, teknologi tidak mampu menggantikan sebagian besar fungsi sumber daya alam dan jasa lingkungan," kata dia, Minggu (19/3/2017).

Berdasarkan proyeksi Bappenas, jumlah penduduk Indonesia akan mencapai 305,6 juta jiwa pada 2035. Kualitas manusia indonesia yang masih rendah menjadi kekhawatiran tersendiri. Menurut kajian UNDP tahun 2014, indeks pembangunan manusia di Indonesia saat ini baru mencapai 0,684 dan berada di peringkat 110, sedikit di atas Filipina yang berada di peringkat 115, namun jauh di bawah Tiongkok yang berada di peringkat 90.