Menodong Pakai Senjata Tajam, Dua Pelajar Diringkus

Aksi dua pelajar yang melakukan penodongan dengan senjata tajam harus menerima ganjaran ditangkap petugas kepolisian. (Ilustrasi)

KALIANDA --Melakukan penodongan dengan senjata tajam, dua pelajar warga Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, diringkus Polisi. AN (17) dan Fe (16) disangka melakukan penodongan menggunakan senjata tajam, di jalan raya Desa Hargopancoran, Kecamatan Rajabasa.

Saat beraksi, kedua tersangka memepet sepeda motor korban Rendi Wahyu Saputra (19), lalu mengancam dengan pisau. Telepon genggam Vivo Y51 milik korban, dibawa kedua tersangka, 10 Desember 2016 lalu.
"Kejadian yang dilakukan kedua tersangka sebulan yang lalu" ujar Kapolres Lampung Selatan, AKBP Adi Ferdian Saputra, Rabu (11/1/2017).

Korban warga gang Patriot, Kelurahan Way Urang, Kalianda, langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya Ke Mapolres Lampung Selatan.
Selanjutnya Reskrim Polres Lampung Selatan, lakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi kedua tersangka itu.

"Setelah teridentifikasi tim tekab 308 langsung diterjunkan," ujar dia.
Berdasarkan Laporan Polisi Lp/B-1731/XII/2016/SPKT tanggal 13 Desember, kedua tersangka tersebut diringkus, Selasa (10/1/2017) sekitar pukul 14.40 di kediaman masing-masing. "Kemarin petang berhasil diringkus petugas. Langsung diamankan di Mapolres," kata dia.
Saat dilakukan pemeriksaan kedua tersangka didampingi kedua orang tua, kuasa hukum dan Bapas sesuai dengan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).