Mesuji Tergetkan 2.010 Ekor SIWAB

Ilustrasi sapi induk wajib bunting (siwab). infopublik.id

MENGGALA -- Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji tahun ini menargetkan sapi induk wajib bunting (Siwab) sebanyak 2.010 ekor. Program yang berasal dari pemerintah pusat tersebut dilaksanakan dalam upaya mendukung program provinsi untuk menjadikan Lampung sebagai lumbung ternak.
Kepala Dinas Pertanian Mesuji, Sri Purwanti, mengatakan untuk mendukung program tersebut, Pemkab Mesuji menurunkan 9 petugas untuk se-Mesuji yang terdiri dari tujuh kecamatan.
"Kita akan terus mengoptimalkan indukan yang ada di masyarakat untuk bunting baik melalui suntik atau kawin alami. Aset sapi milik pemerintah Mesuji sedang didata, saat ini sudah 5 kecamatan yang terdata dan Mesuji memiliki sekitar 200 ekor. Itu bantuan APBD tahun 2011," kata Sri dikantornya, Jumat (10/3/2017).
Tahun ini, Pemkab Mesuji tidak akan menambah jumlah ternak sapi yang dikelola kelompok. Program lain yang saat ini sedang berjalan, lanjut Sri, adalah penguatan pakan untuk sapi yang kurus.
"Untuk penguatan pakan, singkatnya adalah perbaikan gizi sapi yang kurus agar menjadi gemuk. Kami juga memiliki program pengobatan massal untuk ternak sapi dan kambing secara gratis," lanjut Sri.
Saat ini, peternak sapi di Kabupaten Mesuji banyak terdapat di Kecamatan Way Serdang. Wadok, peternak sapi asal Desa Mekar Sari, Kecamatan Tanjung Raya, mengatakan jika ternak sapi membawa banyak keuntungan.
"Dagingnya sudah barangtentu bisa dijual. Kotoran padat dan kotoran cairnyapun dapat digunakan untuk pupuk alami. Kami berharap pemerintah dapat terus mendukung kami dengan programnya," kata Wadok.