Modal Kuat Awal Tahun

Tahun baru 2017. nizeshare.com

PUBLIK Lampung memberikan apresiasi terhadap kinerja pemerintahan Ridho Berbakti yang sudah memperbaiki infrastruktur pada 2016. Kabar baik itu terungkap dalam acara refleksi akhir tahun di Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Selasa (27/12/2016) malam.

Penilaian tersebut tentu bukan opini pribadi Gubernur Lampung Ridho Ficardo malam itu, melainkan bersumber hasil survei Saiful Mujani Research. Lembaga itu membeberkan tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri (Ridho Berbakti) meningkat.

Hingga Desember 2016, penilaian publik terhadap kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur naik dari 57% menjadi 67,9%. Periode gubernur terdahulu, kepuasan publik hanya 55%—57%.

Hasil survei lembaga riset itu mengungkapkan persoalan jalan provinsi tidak lagi menjadi keluhan utama publik Lampung. Pada survei terdahulu, persoalan kerusakan jalan provinsi menjadi runner-up. Saat ini keluhan itu menempati posisi ke-10 pada akhir 2016.

Menaikkan tingkat kepuasan pada tahun mendatang, duet Ridho dan Bachtiar tetap fokus pada perbaikan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan ketahanan pangan. Konsistensi program itu jelas memberi layanan publik lebih baik dari sebelumnya.

Catatan positif pada akhir tahun juga dipaparkan Kepolisian Daerah (Polda) Lampung pada hari yang sama. Selama 2016 tercatat 15 pelaku curas ditembak mati, tiga pelaku curanmor, dan satu bandar narkoba. Sementara yang dilumpuhkan sebanyak 65 orang.

Secara umum, gangguan kamtibmas menurun, yakni pada 2015 sebanyak 9.594 kasus, sedangkan 2016 hanya 9.441 kasus. Itu artinya kondisi Lampung tahun ini lebih kondusif sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian.

Kinerja Polda dalam perang memberangus koruptor tahun ini juga terbilang baik, yakni naik 22%. Kenaikan itu didapat dari adanya kenaikan jumlah kasus yang dituntaskan, yaitu pada 2015 sebanyak 25 kasus, sedangkan pada 2016 berjumlah 32 kasus korupsi.

Hal lain yang patut disyukuri publik Lampung dalam mengakhiri 2016 adalah laju pertumbuhan ekonomi Sai Bumi Ruwa Jurai mampu mencapai angka di atas 5%. Angka itu lebih baik dari angka nasional dan menjadi terbaik kedua se-Sumatera.

Pendek kata, Lampung memiliki modal cukup kuat menghadapi 2017 yang tinggal beberapa hari lagi, terutama mengatrol indeks pembangunan manusia (IPM) provinsi ini, yakni 66,95, yang masih menempati urutan buncit se-Sumatera.

Kita berharap aparat penegak hukum meningkatkan kinerjanya dengan tetap tegas menghadapi pelaku kriminalitas dan koruptor yang menjadi faktor penghambat menyejahterakan masyarakat Lampung.

Dengan tegaknya hukum, terciptanya keamanan, dan ketertiban masyarakat, Lampung tentu lebih kondusif lagi bagi investor sehingga momentum laju pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2016 dapat diteruskan pada kuartal pertama 2017.

Paling penting, kita berharap pemerintahan Ridho Berbakti dapat menurunkan angka kemiskinan serta berupaya membuka lapangan kerja. Apalah artinya berbagai program yang diraih itu tapi kedodoran di tingkat operasional. *