Omzet Penyiaran Ilegal Capai Rp37 Juta/Bulan

Penyiaran ilegal di Way Halim ternyata beromzet Rp36 juta per bulan. (Foto:Lampost/Deni Z.)

BANDAR LAMPUNG--Omzet yang didapat tersangka RND, pemilik usaha penyiaran ilegal di Bandar Lampung mencapai Rp37 juta per bulan.

RND ditetapkan tersangka oleh penyidik Subdit II Perbankan-Cybercrime Ditreskrimsus Polda Lampung karena melanggar pasal 58 UU No. 32 tahun 2002 tentang Penyiaran dan Pasal 32 UU No. 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Selain RND, polisi juga menetapkan pemilik jenis usaha yang sama di Metro berinsial YYN seorang wanita. "Untuk yang di Metro omzet per bulannya Rp24 juta," kata Ferdyan Indra Fahmi, Kasubdit II Perbankan-Cybercrime Ditreskrimsus Polda Lampung.

Ferdyan mengatakan, tersangka RND sudah melakukan usaha ini di Bandar Lampung sejak 5 tahun terakhir. Sedangkan tersangka YYN baru 6 bulan terakhir. "Pengungkapan di Metro berdasarkan pegembangan yang ada di Bandar Lampung," kata dia.