Operasi Sikat Krakatau, Polresta Tangkap 45 Penjahat

Selama operasi Sikat Krakatau 2017 di Bandar Lampung, Polresta menangkap 45 pelaku kejahatan, saat di ekspose di Mapolres Bandar Lampung, Kamis (16/2/2017). (Foto:Lampost/Ikhsan DNS)

BANDAR LAMPUNG--Petugas Polresta dan jajaran Polsek di Bandar Lampung menangkap 45 pelaku kejahatan dalam Operasi Sikat Krakatau 2017 yang digelar selama dua pekan. Penjahat yang diringkus tersebut merupakan hasil ungkap 81 kasus yang terjadi di kota tapis Berseri.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Murbani Budi Pitono, menjelaskan penangkapan tersebut terdiri ungkap kasus pencurian dengan pemberatan sebanyak 44 kasus, pencurian dengan kekerasan sebanyak 28 kadus, dan 8 kasus curanmor, serta 1 kasus kepemilikan senjata api dan amunisi aktifnya.

"Untuk kasus curat paling mendominasi baik dari ungkap kasusnya maupun tersangka yang ditangkap. Seperti ada 27 tersangka dari kasus curat, 11 tersangka curas, 6 orang curanmor, dan 1 pemilik senpi," urainya di dampingi Wakapolresta AKBP Bobby P. Marpaung dan Kasat Reskrim Kompol Deden Heksaputera di Mapolresta, Kamis (16/2/2017).

Dari seluruh tangkapan itu, petugas turut menyita barang bukti berupa 1 unit mobil, 10 unit motor, 4 pucuk senpi rakitan, 4 bilah senjata tajam, 4 set kunci letter T, 4 amunisi aktif, uang tunai Rp7,5 juta, 1 unit laptop, 1 buah linggis, 1 set perhiasan, dan 52 unit aki tower milik PT Telkom.

"Dari tangkapan itu, Polsek yang paling mendominasi adalah Polsek Kedaton dengan tangkapan terbanyak. Namun, secara keseluruhan jajaran Polresta telah melaksanakan kegiatan jauh melebihi target. Sebab, target yang diberikan hanya 10 kasus, tetapi kami mengungkap 81 kasus," kata Murbani.
Dia melanjutkan, dari penangkapan itu juga sebagian besar masih dalam pengembangan dan pemeriksaan lebih lanjut. Hasilnya, petugas kembali menangkap tersangka penadah pencurian aki tower PT Telkom di Palembang. "Untuk kasus itu kami kembangkan sampai ke Palembang dan kami menangkap penadah aki tower itu," ungkapnya.