OSN 2017 Jadi Tolak Ukur Pendidikan di Lamteng

Ketua MKKS SMA Lamteng Dasiyo Priambodo, menyaksikan pelaksanaan OSN 2017 di SMAN 1 Rumbia,, Selasa (14/3/2017). (Foto:Lampost/Andika)

GUNUNG SUGIH--Gelaran Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2017 yang diikiti 729 peserta dari 29 SMA dan MAN di Lampung Tengah, menjadi tolak ukur pendidikan setempat.

Ketua Musyawarah Kepala Sekolah (MKKS) SMA Lamteng, Dasiyo Priambodo, mengatakan agenda rutin MKKS di bidang akademik dan menjadi barometer dunia pendidika di Lamteng. "Hasil OSN bukan kegagalan, tapi harus diimplementasikan dalam pembelajaran di sekolah. Tujuannya agar prestasi akademik siswa SMA Lamteng meningkat," katanya, Selasa (14/3/2017).

Kepala SMA Negeri Rumbia, I Wayan Wiryaguna, mengatakan OSN kali ini pihaknya dipercaya sebagai pelaksana dan ini suatu kehormatan bagi keluarga besar SMA Rumbia. Seluruh guru, staf dan siswa kita libatkan dalam pelaksanaan.

Wayan juga mengucapkan terima kasih atas apresiasi dua anggota DPRD Provinsi asal Lamteng yang ikut mendukung acara ini, yakni Nyoman Suryana dan Komang Koheri.

"Kami sangat mebdukung kegiatan OSN ini karena bisa mencetak siswa berprestasi untuk daerah. Saya pribadi siap mendukung suksesnya pendidikan daerah," ujar Komang.

OSN 2017 diikuti 29 SMA negeri dan swasta serta satu MAN di Lamteng dan masing-masing mengirim siswa untuk ikut lomba. Jumlah peserta lomba OSN kali ini sebanyak 729 siswa dengan pendamping 71 guru. Sedangkan mata pelajaran yang dilombakan diantaranya, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Geografi, Kebumian, Astronomi, Ekonomi dan TIK.