Otak dan Percaya Diri

Ilustrasi otak. kriminalitas.com

SEBUAH studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications menyebutkan bahwa aktivitas otak dapat diarahkan untuk meningkatkan rasa percaya diri seseorang. Tim dalam penelitiannya menggunakan metode Decoded Neurofeedback, sebuah metode yang mengombinasikan kecerdasaan buatan (AI) dan pemindaian otak untuk memonitor pola aktivitas otak yang kompleks.
Hasilnya, para peneliti mengidentifikasi aktivitas otak tertentu yang dikaitkan dengan tinggi dan rendahnya tingkat kepercayaan diri seseorang.
Peneliti selanjutnya meminta para partisipan penelitian ke dalam sebuah pelatihan dan melalui pelatihan ini, para peneliti menemukan bahwa mereka mampu "tanpa sadar" meningkatkan kepercayaan diri peserta. "Dengan kata lain, partisipan kami tidak menyadari bahwa otak mereka sedang dimanipulasi untuk membuat mereka lebih percaya diri," kata Mitsuo.