2013-06-02 03:14:00
Pancasila Berperan Penting Bagi Pembangunan

Jakarta (Lampost.co): Pancasila sebagai dasar negara seharusnya memicu pembangunan nasional ke arah yang lebih baik. Sekjen Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong Krissantono mengharapkan agar rakyat Indonesia tidak melupakan Pancasila yang merupakan hasil galian Soekarno dari budaya bangsa.

"Dasar negara itu merupakan hasil dari budaya Indonesia yang digali oleh Soekarno. Rumah perlu pondasi, tanpanya ia akan ambruk. Maka pembangunan juga demikian," kata Krissantono di Jakarta, Sabtu (1/6).

Tapi selain Pancasila, pendidikan juga menjadi salah satu unsur penting dalam pembangunan. Pendidikan sendiri sebaiknya jangan dilihat dari sisi angka. Menurut Kirssantono, masih banyak problematika yang harus dilihat dari pendidikan nasional.

"Contek-contekan, kualitas pengajar dan kurikulumnya juga harus diperhatikan, itu bukan urusan kuantitas kan. Lihatnya jangan nilai akhir saja," katanya lagi.

Unsur lain yang tidak kalah penting menurut Krissantono ialah budaya yang harus dijaga agar identitas bangsa bisa menonjol ditengah era globalisasi dan juga gempuran budaya asing.

Selanjutnya, reformasi yang bisa mengembalikan Indonesia ke sasaran yang seharusnya. Tapi amandemen UUD 1945 yang sudah berlangsung hingga empat kali itu, dianggap Krissantono, malah membuat kabur tujuan dari reformasi.

"UUD 1945 malah dibongkar pasang. Penjelasan dimasukkan ke batang tubuh, ini ditukar itu, itu ditukar ini. Memang sih kita harus menyesuaikan kondisi zaman, tapi jangan rubah pembukaan, batang tubuh, dan penjelasannya. Kalau regulasi diubah, supremasi hukum sukar ditegakkan," pungkas Krissantono. (MTVN/L-4)

komentar facebook