Partai Gerindra dan PAN Resmi Pecat Rama Diansyah-Yuliyanto

Anggota Dewan Pesawaran yang tertangkap sedang pesta narkoba oleh petugas direktorat reserse narkoba Polda Lampung, Selasa (3/1/2017) lalu. (Foto:Lampost/Amri)

PESAWARAN--Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Pesawaran resmi memecat wakil ketua III DPRD Kabupaten Pesawaran,Rama Diansyah sebagai anggota partai Gerindra atas keterlibatanya dalam kasus penyalahgunaan narkoba dan ditangkap petugas direktorat reserse narkoba Polda Lampung, Selasa (3/1/2017) lalu.

Hal itu disampaikan Ketua DPC Gerindra Pesawaran, Deswanda, saat dihubungi, Lampost.co, melalui sambungan ponsel, Kamis (5/1/2017).
Dia mengatakan berdasarkan hasil rapat pimpinan DPC diputuskan untuk pemecatan.“Hasil dari rapat koordinasi dewan pimpinan cabang (DPC) Gerindra Pesawaran, menyatakan terhadap yang bersangkutan, Rama Diansyah resmi dipecat dari keanggotaan partai Gerindra,”kata Deswanda.
Namun DPC Gerindra Pesawaran tetap akan melakukan koordinasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) terkait isi surat keputusan yang telah ditetapkan oleh DPC Gerindra Pesawaran.
“Hari ini, Insya Allah kami mengeluarkan surat keputusan tentang pemecatan sebagai anggota partai dan mencabut kartu tanda anggota (KTA) terhadap yang bersangkutan tapi masih dilakukan koordinasi dengan DPD,”ujarnya.

Sementara itu Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN), Paisaluddin, mengatakan terhadap anggota komisi III dari kader dari PAN bernama Yudiyanto yang terlibat kasus narkoba dipecat dari keanggotaan partai PAN.
“Mulai hari ini, Kamis (5/1/2017), Yudiyanto dicabut kartu keanggotaanya, sesuai dengan ADART tidak menunggu keputusan dari Provinsi maupun pusat sebagai konsekuensinya tidak hanya kasus narkoba,”ujarnya menggelar rapat pleno di kantor DPD PAN.
Sementara itu, terpisah ketua DPRD Kabupaten Pesawaran, M. Nasir mengatakan bahwa pihaknya telah menerima surat resmi dari pihak kepolisian terkait penangkapan dan penahanan dua anggota DPRD yang diketahui wakil ketua III dan anggota Komisi III.
“Kita akan ikuti proses hukum terhadap yang bersangkutan,”kata Nasir.