PAW Agus Sujatma Tunggu Banmus

ilustrasi pergantian antarwaktu (PAW). dok. lampost.co

BANDAR LAMPUNG -- Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi mengatakan berkas pergantian antarwaktu (PAW) anggota fraksi Gerindra Agus Sujatma sudah lengkap dan siap diproses.
Saat ini, legislatif menurutnya tinggal menjadwalkan rapat PAW di Badan Musyawarah (Banmus). "Berkas sudah lengkap. Intinya tidak ada masalah, tinggal nunggu jadwal rapat di Banmus. Soal waktunya, tunggu saat ini kan anggota komisi lagi banyak agenda partai dan kunker," kata Wiyadi saat dihubungi, Selasa (10/1/2017).
Sekretaris DPC PDIP Bandar Lampung itu pun memastikan tidak ada upaya pihaknya untuk menghambat PAW. Hanya saja, menurutnya, beberapa berkas saat diverifikasi pada saat itu belum lengkap. "Ada rekomendasi DPP fotokopi dan cap basah, maka kita tanyakan keabsahan surat itu dengan mengundang DPC," jelas dia.
Kemudian, sekitar dua pekan lalu berkas baru dilengkapi dan pihaknya belum sempat membahas itu lantaran terdapat agenda mendesak lainnya menyikap surat Gubernur tentang evaluasi APBD. "Tapi sekarang surat asli sudah masuk," ujarnya.
Demikian juga ditegaskan Wakil Ketua DPRD Bandar Lampung Naldi S Rinara. "Gak ada, siapa yang mau menghambat, gak ada untung rugi untuk kami," tegas Ketua DPD Partai NasDem Bandar Lampung itu saat dihubungi.

Saling Tuding
Terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra Bandar Lampung Andika Wibawa mengatakan terlambatnya proses PAW Agus Sujatma bukan kesalahan Ketua Fraksi Imam Santoso. Ia juga yakin tidak ada alasan bagi pimpinan DPRD untuk menghambat proses PAW. Namun, menurut dia, kelengkapan surat sebelum tahun baru.
"Di mana semua orang kan sudah libur, termasuk ketua DPRD dapat musibah orangtuanya meninggal, dan ada acara HUT PDIP. Surat sudah masuk, mungkin saja sudah diproses, kan tidak semudah membalikkan telapak tangan," ujar Anggota Komisi V DPRD Lampung itu.
Ia pun meminta semua pihak bersabar dan tidak saling tuduh hingga menyebabkan ketersinggungan dan tanpa hasil yang diinginkan. "Nanti ujung-ujungnya gak ada kesimpulan," tegas dia.
Soal masih hadirnya Agus Sujatma di kantor DPRD, Andika menilai itu sudah menjadi kebijakan DPRD. Dari partai, ia menegaskan sudah memberhentikan yang bersangkutan sebagai anggota fraksi.
"Kalau kami intinya Agus sudah dikeluarkan dari Gerindra, mau tidak mau, senang tidak senang harus berhenti. Soal dia masih masuk itu bukan urusan kami. Secara moral harusnya kalau sudah diberhentikan partai ya legawa, toh tahun depan bisa maju lagi kalau memang masih berminat maju lewat Gerindra. Mas Yuhadi (Ketua Golkar) mau nampung ya monggo-monggo saja, itu hak Mas Agus," tegas Andika.