2013-03-28 14:05:00
Pekan Ini, POlda Ekspose Tersangka Kasus Bentrok Petambak PT CPB

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co): Kepolisian Daerah (Polda) Lampung pekan ini akan ekspose penetapan tersangka yang terlibat dalam bentrok antara kelompok petambak Forum Silaturahmi (Fosil) dengan Petambak Pro Kemitraan (P2K) eks Bratasena, PT.CPB Tulangbawang.

Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih, Rabu (27-3), mengatakan Minggu ini Polda Lampung akan ungkapkan penetapan tersangka yang terlibat bentrok di PT. CPB Tuba. Namun, Sulis tidak menyebutkan dari pihak mana saja yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus bentrok di PT.CPB itu, apakah dari kelompok Forsil atau dari kelompok P2K.

Diketahui, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung yang telah mengantongi nama - nama tersangka pasca bentrok antara Plasma yang tergabung dalam kelompok petambak forum Silaturahmi (Forsil) dan Petambak Pro Kemitraan (P2K) eks Bratasena, PT.CPB Tulangbawang segera menetapkan siapa saja tersangka yang terlibat.

“Nama calon tersangkanya sudah ada kan. Mungkin dalam waktu dekat ini akan kita ekspose siapa tersangkanya,”ujar Sulis.

Kapan waktu ekspose tersebut akan dilakukan, Sulis mengatakan,” secepatnya akan kami beberkan kok. Tenang saja dan tunggu saja,” kata dia. Sulis melanjutkan, jika tersangka yang nantinya akan ditetapkan lebih dari dua tersangka.” Tersangkanya yang pasti lebih dari dua orang,”bebernya.

Jika nama tersangka tersebut telah ditetapkan, maka, kata dia, pihaknya tidak akan menutup nutupinya.” yang pasti sudah ada lah (tersangka),”kata Sulis.

Sulis juga enggan menyebutkan dari pihak mana saja yang sudah dicalonkan sebagai tersangka oleh Polda.”belum bisa kita kasih tahu, dari pihak mana, nanti kalau kita beritahu tersangkanya malah melarikan diri. Kalau sudah ditetapkan secara resmi, pasti akan kita beritahukan, terang Mantan Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda ini.

Diketahui, akibat bentrok antara petambak kelompok Forum Silaturahmi (Forsil) Petambak Bratasena dengan Petambak Pro Kemitraan (P2K) mengalami 26 luka-luka dan 1 orang meninggal dunia. " 26 luka-luka itu dari kelompok P2K, 2 orang dirujuk ke Rumah sakit Bumi Waras atas nama Joko, alamat blok 1 jalan 23 petak 20 dan Jonson Ariza alamat perum sena asri kec. Gedung Meneng, sementara 3 orang meninggal dikembalikan ke tempat asalnya," terang Sulis. (CR5/L-4)

komentar facebook