Pelaku Jambret Berurai Air Mata Saat Ditangkap Polisi

Pelaku yang dikenal garang saat menodong dan menjambret korbannya itu menangis tersedu-sedu ketika hendak dibekuk polisi.(Ilustrasi)

KOTA AGUNG --Pelaku aksi pencurian dengan kekerasan yang kerap meresahkan warga Kecamatan Kotaagung dan sekitar berhasil diciduk anggota Polsek Kotaagung. Uniknya, pelaku yang dikenal garang saat menodong dan menjambret korbannya itu menangis tersedu-sedu ketika hendak dibekuk polisi.

Kapolsek Kotaagung, AKP Syafri Lubis, mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora menjelaskan jika tersangka yakni Ariadi (20) warga Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kotaagung Timur ditangkap dikediamannya pada Minggu (26/2/2017) dinihari. Penangkapan ini berdasarkan dua laporan perkara yang masuk, yaitu 3 Januari 2017 sekira pukul 12.00 dengan tempat kejadian Komplek Islamic Center Kotaagung serta 19 Februari 2017 di Pantai Pahabung, Pekon Suka Banjar, Kecamatan Kotaagung Timur.

Bersama dengan rekan-rekannya, modus yang dilakukan Ariadi adalah mejambret dan menodong menggunakan senjata tajam. "Komplotan ini merupakan spesialis jambret di area pantai dan mengincar korban rata-rata wanita, pada beberapa kejadian korban juga ditodong dengan pisau atau golok," ungkap Kapolsek.

Riz (14), pelajar asal Pekon Kusa, Kotaagung telah menjadi salah satu korban tersangka. Handphone merk Samsung Ace 2 warna hitam milik korban dirampas tersangka dibawah ancaman. Hal serupa juga dialami Asrul (24) yang mengalami kerugian HP Lenovo senilai Rp800 ribu ketika sedang menikmati keindahan pantai Pahabung.
"Berdasarkan pengakuan dari tersangka, ia telah melakukan 5 aksi kejahatan," jelas AKP Syafri.
Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran dan menetapkan 4 pelaku lainnya dalam daftar pencarian orang (DPO).