Pelatihan Bahasa, Peserta dari Lampung Post Raih Nilai Tertinggi

Peserta pelatihan dan penyuluhan bahasa Indonesia yang dihelat Kantor Bahasa Provinsi Lampung foto bersama usai pelatihan selama dua hari di Kantor Bahasa, Selasa (14/3/2017). (Foto:Lampost/Chairil)

BANDAR LAMPUNG--Korektor Bahasa Harian Umum Lampung Post, Chairil Anwar, memperoleh nilai tertinggi dalam pelatihan dan penyuluhan bahasa Indonesia yang dihelat Kantor Bahasa Provinsi Lampung kepada para jurnalis dan pekerja media selama dua hari, (13—14/3/2017).

Tes yang dilaksanakan dua kali itu, Chairil memperoleh nilai sempurna. Dalam tes pertama pada Senin, dia menjawab 23 pertanyaan dari 25 pertanyaan yang diajukan. Lalu, pada tes kedua kemarin Chairil menjawab seluruh soal yang diajukan dengan benar.

Dengan pencapaian itu, Kantor Bahasa Provinsi Lampung mengukuhkan Chairil Anwar dari Lampung Post sebagai peserta terbaik dengan nilai tertinggi, mengalahkan puluhan peserta lain dari berbagai media massa di Bumi Ruwa Jurai.

Chairil mengapresiasi pelatihan dan penyuluhan yang ditaja Kantor Bahasa Provinsi Lampung ini. "Dengan pelatihan ini, media massa akan lebih cermat dan taat aturan dalam menggunakan bahasa kita tercinta ini. Saya berharap pelatihan ini dapat terus dilaksanakan." Kata Chairil.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Lampung, Yanti Riswara, mengatakan penyuluhan bahasa ini bertujuan memberi pengetahuan terhadap pekerja media massa supaya lebih memahami dan lebih mengutamakan ejaan yang disempurnakan (EYD) dalam penulisan berita, serta menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Media massa adalah ujung tombak penyampaian informasi kepada masyarakat. Media harus lebih mengutamakan tata bahasa yang baik dalam menyampaikan berita, baik lewat platform cetak, elektronik, maupun daring.
"Masih ada sebagian media di Lampung yang kurang memahami bahasa Indonesia serta salah menulis kata. Sebab, media sebagai ujung tombak penyampai informasi, saya berharap harus benar dalam menulis bahasa," kata dia saat membuka kegiatan penyuluhan di aula Kantor Bahasa.