Pelemahan Dolar AS Dongkrak Harga Minyak Dunia

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)

New York -- Harga minyak dunia berakhir lebih tinggi pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena mendapat dukungan dari dolar AS yang melemah.

Xinhua melansir, Sabtu 18 Maret 2017, dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada Jumat 17 Maret, karena investor terus mencerna pernyataan Federal Reserve yang dovish.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,12 persen menjadi 100,240 pada akhir perdagangan.

The Fed memutuskan untuk menaikkan kisaran target untuk suku bunga acuan federal fund sebesar 25 basis poin menjadi 0,75-1,0 persen, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan dua hari pada Rabu 15 Maret.

Melemahnya dolar membuat minyak yang dihargakan dalam mata uang greenback lebih murah dan lebih menarik bagi pembeli dalam mata uang lainnya. Demikian seperti dikutip dari Antara.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate untuk pengiriman April, naik USD0,03 menjadi USD48,78 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Mei, naik USD0,02 menjadi USD51,76 per barel di London ICE Futures Exchange.