Peluang Hidup Meningkat pada 2030

Ilustrasi harapan hidup. soeloehmelajoe.files.wordpress.com

PENELITIAN internasional menemukan rata-rata harapan hidup di banyak negara pada 2030 akan naik melebihi usia 90 tahun. Pembuat kebijakan perlu berupaya lebih untuk mengatasinya, terutama dalam hal kesehatan.
Menurut penelitian yang dilakukan Sekolah Kesehatan Masyarakat Imperial College London bekerja sama dengan WHO, Korea Selatan cenderung memiliki harapan hidup tertinggi di dunia pada 2030 dan Amerika Serikat menjadi salah satu yang terendah di antara negara-negara maju.
"Fakta bahwa kita akan terus hidup lebih lama berarti kita perlu untuk berpikir tentang penguatan kesehatan dan sistem kepedulian sosial untuk mendukung populasi lanjut usia dengan beberapa kebutuhan kesehatan," kata Majid Ezzati dalam jurnal kesehatan Lancet.
Penelitian ini menemukan bahwa di antara negara berpenghasilan tinggi, AS mungkin memiliki harapan hidup terendah pada 2030, dengan pria dan wanita yang masing-masing memiliki harapan hidup 79,5 tahun dan 83,3 tahun, mirip dengan negara-negara berpenghasilan menengah, seperti Kroasia dan Meksiko.
Sedangkan di Korea Selatan, peneliti memprediksi anak perempuan yang lahir pada 2030 memiliki harapan hidup 90,8 tahun dan anak laki-laki mencapai 84,1 tahun.
"Banyak orang terbiasa percaya bahwa 90 tahun adalah batas atas untuk harapan hidup, tetapi penelitian ini menunjukkan kita akan melampaui penghalang 90 tahun," kata Ezzati.