Pemkab Pesisir Barat Bentuk Satgas Saber Pungli

Satgas Saber Pungli. Dok. Lampost.co

KRUI -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) yang dipusatkan di ruang rapat Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pesisir Barat, Rabu (11/1/2017), sekitar pukul 09.00.
Rapat pembentukan Satgas Saber Pungli Kabupaten Pesisir Barat dipimpin Asisten I Setkab Pesisir Barat Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, N. Lingga Kusuma, dan dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Husni Arifin, Wakapolres Lampung Barat, Kompol Sukandar, Kepala Bappeda Pesisir Barat Zukri Amin, Inspektur pada Inspektorat Pesisir Barat Edy Muchtar, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri di Krui Sulisyadi, Danramil Pesisir Tengah Kapten Inf. Sanusi, dan Kapolsek Pesisir Tengah Kompol Fery Anda Eka Putra.
Pada kesempatan itu, N. Lingga Kusuma mengatakan rapat pembentukan Satgas Saber Pungli di Pesisir Barat tersebut berdasar pada Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, yang selanjutnya disebut Satgas Saber Pungli.
"Fungsinya dari saber pungli ialah sesuai dengan edaran Mendagri dan memang itu harus dibentuk. Sedangkan untuk yang tergabung dalam Satgas Saber Pungli yaitu memiliki kriteria sesuai dengan keputusan Mendagri dan selanjutnya melanjutkan konsolidasi, merancang apa kegiatan yang bisa dilakukan, harus melakukan action dan kemudian dilaporkan kepada pimpinan," ujar Lingga, Rabu (11/1/2017).
Adapun tugas Saber Pungli ini adalah membangun sistem pencegahan dan pemberantasan pungutan liar, mengoordinasikan, merencanakan, dan melaksanakan operasi pemberantasan pungutan liar dan melakukan operasi tangkap tangan, serta memberikan rekomendasi kepada pimpinan kementerian/lembaga, serta kepala pemerintah daerah untuk memberikan sanksi kepada pelaku pungli sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Dan dalam teknis pelaksanaan saber pungli akan diawali dengan sosialisasi pola pencegahan dengan pemasangan banner oleh tim Saber Pungli," ujarnya.