2013-07-03 12:17:00
Penduduk Miskin Lampung Turun 0,79 Persen

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co): Jumlah penduduk miskin di Provinsi Lampung pada Maret 2013 mencapai 1,163 juta jiwa atau 14,86% dari total penduduk Lampung sekitar 8 juta jiwa. Jumlah ini menurun 0,79% dibandingkan posisi September 2012 yang mencapai 1,218 juta jiwa (15,65% dari total penduduk).

Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Sosial BPS Provinsi Lampung Budi Cahyono menyebutkan dalam periode September 2012—M aret 2013, penduduk miskin di perkotaan hanya berkurang sekitar 4,9 ribu jiwa, yaitu dari 237,94 ribu menjadi 233,01 ribu jiwa.

Sementara di perdesaan, jumlah penduduk miskin berkurang 51 ribu jiwa dari 981,06 ribu menjadi 930,05 ribu jiwa. Dia menjelaskan komoditas makanan memberikan sumbangan terbesar pada garis kemiskinan di periode Maret 2013. Peranan komoditas makanan terhadap garis kemiskinan ini lebih besar dibandingkan peranan komoditas lain, seperti perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan.

Pada Maret 2013, ujarnya, makanan memberikan sumbangan garis kemiskinan sebesar 75,77%. "Komoditas makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan di perkotaan adalah beras, rokok kretek filter, tempe, dan telur ayam ras," kata Budi, pada penyampaian berita resmi statistik, Senin (1-7).

Tak jauh berbeda dengan daerah perkotaan, di perdesaan komoditas makanan yang menyumbang garis kemiskinan, antara lain beras, gula pasir, tempe, rokok kretek filter, dan bawang merah.

Namun, menurutnya, pada September 2012—Maret 2013 ini, indeks kedalaman kemiskinan dan indeks keparahan kemiskinan cenderung membaik. Sementara secara nasional, penduduk miskin dari total populasi rakyat Indonesia sebesar 11,37% pada Maret 2013 hanya turun 0,59% dari periode sama 2012 sebesar 11,96%.

Penurunan angka kemiskinan diakui berjalan lebih lambat dibandingkan angka kemiskinan yang dihitung pada periode sebelumnya. "Makin lama makin landai turunnya karena sudah pada level yang membutuhkan strategi khusus," ujar Kepala BPS Suryamin. (YAR/K1)

komentar facebook