Penyusunan RTRW Pesisir Barat Telah Lalui Kajian

Pengusaha tambak di Pesisir Barat resah pasalnya RTRW wilayah Pesisir Barat segera diterbitkan terkait dengan zonasi pemanfaatan wilayah. (Foto:Lampost/Yon Fisoma)

KRUI--Penyusunan rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Pesisir Barat sudah dikaji secara mendalam tentang pembagian zona industri, pariwisata, pertanian melihat berbagai potensi alam yang ada di wilayah kecamatan masing masing serta melalui koordinasi dan persetujuan pemerintah pusat.

"Pemerintah hanya mengatur regulasi agar bagaimana pembangunan di kabupaten ini menjadi tertata rapi serta tujuannya sesuai visi misi dapat tercapai dengan baik. Yang jelas pemkab menyusun RTRW sudah diserahkan ke dewan," kata Sekretarisnya Bapped Pesisir Barat, Mesrawan di ruang kerjanya, Selasa (28/2/2017).

Hal itu disampaikan Mesrawan terkait adanya keinginan para pengusaha tambak udang dan pemerintah kecamatan setempat di kecamatan Lemong agar wilayah itu usaha tambak tetap dapat dibuka dan beroperasi.

Dari informasi yang himpun Lampost, RTRW Pesisir Barat telah disusun Pemkab untuk jangka hingga 20 tahun kedepan dan sudah di tangan DPRD. Namun, pembahasaanya bakal alot terkait pembagian zona wilayah yang boleh dibangun dan tidak boleh dibangun tambak udang, hal itu terkait kepentingan pengusaha yang telah mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk berinvestasi usaha tambak bersama masyarakat yang mendukung berdirinya tambak udang di wilayahnya.